Indonesia

Angin Kencang Sapu 2 Kecamatan Di Karanganyar, Pohon Tumbang Rusak Rumah dan Fasum

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bencana alam angin kencang melanda dua kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar, Minggu (28/3/2021) sore. Dua kecamatan itu yakni Jaten dan Tasikmadu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Bencana alam angin kencang terjadi saat hujan turun di sejumlah wilayah Kabupaten Karanganyar sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Hujan cukup deras tetapi tidak berlangsung lama. Komandan Markas SAR Karanganyar, Arif Sukro Yunianto, membenarkan informasi tersebut.

Baca Juga: Buntut Bom Bunuh Diri Makassar, Tentara-Polisi Sukoharjo Kerahkan Anjing Pelacak Sisir Gereja

Arif menyampaikan sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang di Jaten dan Tasikmadu, Karanganyar, tersebut. Sukarelawan dari berbagai komunitas bersama warga setempat mengevakuasi pohon-pohon tersebut.

"Informasi dari rekan-rekan dan warga, beberapa rumah dan fasilitas umum rusak karena kejatuhan pohon. Tasikmadu dan Jaten. Di Tasikmadu itu Jalan Raya Karanganyar-Tasikmadu, lalu Jaten itu Perumahan Josroyo Indah. Pohon tumbang mengenai rumah warga, makam kampung, dan bangunan sekolah," tuturnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Sukro, sapaan akrabnya, memastikan seluruh pohon tumbang sudah dibersihkan oleh sukarelawan, PMI Cabang Karanganyar, Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP Karanganyar, dan warga.

Baca Juga: Sempat Hampir Kosong, Asrama Haji Donohudan Boyolali Terima 36 Pasien Baru Covid-19

"Tidak ada yang parah. Rata-rata rumah warga itu rusak bagian atap. Anggota SAR Karanganyar memotong batang pohon menggunakan [mesin pemotong kayu] senso," jelasnya.

Menimpa Kabel Listrik

Sukro menjelaskan anggotanya terkendala saat mengevakuasi pohon tumbang menimpa kabel listrik akibat angin kencang di Karanganyar itu. Proses evakuasi secara keseluruhan memakan waktu satu jam.

Selain itu arus lalu lintas di Jalan Raya Karanganyar-Tasikmadu sempat dialihkan selama proses evakuasi. Terpisah, Sekretaris Camat (Sekcam) Tasikmadu, Harjono, menyampaikan salah satu warga Dusun Geneng, Desa Kaling, Tasikmadu, terpaksa dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Viral Pengendara Motor Berkaus Polri Tak Pakai Helm di Sukoharjo, Ternyata...

Harjono menegaskan warga tersebut, Sri Wahyuni, dibawa ke rumah sakit bukan karena tertimpa pohon saat angin kencang melanda Karanganyar, Minggu.

"Dibawa ke PKU Muhammadiyah Karanganyar. Tetapi bukan karena tertimpa pohon tumbang. Jadi, saat angin kencang itu rumahnya tertimpa pohon tumbang. Nah ibu Sri Wahyuni ini diduga kaget kemudian dibawa ke rumah sakit," jelasnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Baca Juga: Setelah Fahri Hamzah, Giliran Sekjen Gerindra Muzani Temui Gibran di Solo, Ada Apa Ya?

Selain Desa Kaling, angin kencang juga merusak tenda hajatan warga Desa Karangmojo, Kecamatan Tasikmadu. Camat Tasikmadu, Junaidi Purwanto, menyampaikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

"Saat angin kencang itu tamu sudah pulang. Jadi hajatan sudah selesai. Semua sudah terkondisikan dan pembersihan oleh BPBD Karanganyar dibantu sukarelawan dan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa."

Football news:

Courtois on 2:1 with Barca: Real showed that they can fight
Messi has not scored against Real Madrid since May 2018
Zinedine Zidane: Real Madrid beat Barca deservedly. You can't blame everything on the judge
Ronald Koeman: The referee should have taken a clear penalty. But Barca will have to accept it again
Sergi Roberto on Braithwaite's fall: I was surprised that the referee immediately said that nothing had happened. He did not address VAR
Ex-referee Iturralde Gonzalez believes there was a penalty on Braithwaite. Andujar Oliver thinks not
Casemiro got 2 yellow cards in a minute and will miss Real Madrid's game with Getafe