Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pemasaran Indonesia atau Indonesia Marketing Association (IMA) mengeluarkan Deklarasi dalam upaya Indonesia keluar dari pandemi dan krisis ekonomi yang terjadi sejak sejak akhir bulan Maret 2020.

:“Isi lima butir deklarasi tersebut merupakan hasil urun rembuk serta sumbangan pemikiran dari Pak Hermawan Kartajaya sebagai Honorary Founding Chairman serta chapter IMA seluruh Indonesia, dan sebagai pengurus IMA Pusat kami menyimpulkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan 5 Deklarasi ini agar Indonesia benar-benar cepat keluar dari pandemi dan krisis ekonomi," ujar President IMA Suparno Djasmin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Suparno mengatakan menerima pendapat dari semua chapter ini yang berisi para anggota dan akhirnya pada hari ini bisa terkristalisasi menjadi lima butir deklarasi.

Pembacaan dan Penyerahan Deklarasi IMA untuk Pemulihan Ekonomi Indonesia dilakukan oleh President IMA Suparno Djasmin, Honorary Founding Chairman Hermawan Kartajaya dan President Indonesia Global Compact Network YW Junardy kepada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Kelima isi butir Deklarasi dalam upaya Indonesia keluar dari pandemi dan krisis ekonomi, antara lain pertama IMA mengajak para pelaku usaha dan konsumen di Indonesia senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan membantu penerapan dalam kegiatan usaha serta ikut mengkampanyekan sebagai kunci sukses pemulihan ekonomi Indonesia.

Kedua, IMA mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk mengkampanyekan berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di era COVID-19, sebagai insipirasi dan penyemangat para pelaku usaha lainnya agar bisa ikut berinovasi membentuk ekosistem positif untuk pemulihan ekonomi Indonesia.

Ketiga, IMA mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholders lainnya mendorong proses inovasi dan transformasi usaha UMKM terkait cara baru berusaha di era COVID-19, sebagai katalisator pemulihan ekonomi.

Keempat, IMA mengajak pelaku usaha dan pemerintah di Indonesia melakukan perluasan dan penguatan digitalisasi layanan publik. Dan terakhir, IMA mengajak semua kalangan membangun sinergi untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Deklarasi tersebut secara resmi dikeluarkan IMA dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bertema “Pemasaran Untuk Pemulihan Indonesia” secara virtual yang kedua di tahun 2020, pada Sabtu (24/10) yang hadir oleh 45 chapter.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada chapter-chapter yang telah aktif dalam melakukan aktifitas di chapter masing-masing, mulai dari workshop, networking hingga kegiatan kepedulian social, sehingga IMA yang kita banggakan ini semakin diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh pihak," kata Suparno Djasmin.

Deklarasi ini sebagai bukti resmi bahwa IMA berusaha berperan dalam pemulihan ekonomi di kondisi pandemi ini.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020