logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Bocoran Setan yang Tertangkap tentang Kedahsyatan Ayat Kursi

Setan merupakan musuh utama manusia. Mereka akan senantiasa menggoda manusia agar lalai dari menjalankan perintah Allah SWT dan melanggar aturan-aturan-Nya. Hanya Allah SWT yang dapat memberikan perlindungan dari godaan setan yang terkutuk.

Alkisah sudah banyak cerita perjumpaan manusia dan setan, baik dalam wujud asli maupun menyerupai makhluk lain. Di antaranya kisah Abu Hurairah yang terangkum dalam sebuah hadits. Dalam kisah ini diceritakan tentang perjumpaan Abu Hurairah dengan setan selama tiga malam berturut-turut. Dari cerita ini pula akhirnya Abu Hurairah mendapat bocoran dari setan tentang kedahsyatan Ayat Kursi.

Dikutip dari buku Fenomena Kejiwaan Manusia Dalam Perspektif Al-Quran dan Sains pada terbitan lajnah pentashihan mushaf Al-Quran Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menugasiku untuk mengawasi zakat Ramadhan (zakat fitrah yang sudah terkumpul). Tiba-tiba datang seseorang pria mencuri sejumlah (bahan) makanan dari zakat tersebut. Aku pun menangkapnya, “Aku pasti akan melaporkanmu pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” begitulah aku mengancamnya.

Dia menjawab, “Aku sangat butuh. Aku mempunyai keluarga dan aku memiliki keperluan yang sangat mendesak.” Aku lalu melepaskannya.

Ketika pagi tiba, Rasulullah berkata padaku: “Wahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?” Aku pun menjawab, “Wahai Rasulullah, dia mengaku punya keperluan yang sangat mendesak dan tanggungan keluarga." Aku merasa begitu kasihan padanya lalu aku melepaskannya. Rasulullah bersabda, “Ketahuilah, sungguh dia telah membohongimu. Dia pasti akan kembali lagi.” Aku yakin pria itu akan kembali lagi karena rasulullah berkata demikian.

Saat malam tiba aku lalu mengawasi dengan seksama dan menunggu kedatangannya. Tidak lama datanglah pria itu untuk mencuri sejumlah bahan makanan. Aku menangkapnya kembali. "Aku pasti akan melaporkanmu kepada Rasulullah" ancamku kepadanya. Dia memelas "lepaskanlah aku, aku sangat membutuhkannya dan aku mempunyai keluarga. Aku tidak akan kembali lagi" Aku merasa iba lalu membiarkannya pergi.

Ketika pagi tiba Rasulullah bertanya, "Wahai Abu Hurairah, apa yang diperbuat oleh tawananmu?semalam?” Aku menjawab, “Wahai Rasulullah, dia mengaku punya keperluan yang sangat mendesak dan tanggungan keluarga, aku merasa kasihan padanya lalu aku membiarkannya pergi"

Rasulullah bersabda, “Ketahuilah, sungguh dia telah membohongimu. Dia pasti akan kembali lagi.”

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO