Indonesia

Depok Waspadai Musibah Banjir dan Longsor di Musim Penghujan

Para Perangkat Daerah diminta melakukan berbagai upaya pencegahan dan antisipasi.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meminta warganya agar waspada dalam menghadapi musim penghujan. Untuk itu, juga di instruksikan ke para Perangkat Daerah (PD) untuk melakukan berbagai upaya pencegahan dan antisipasi bencana alam, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

Instruksi tersebut termaktub dalam Surat Edaran Wali Kota Depok, Nomor 360/499-Pemb. Tentang Kewaspadaan Menghadapi Musim Penghujan di Kota Depok. "Pertama, melakukan penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini. Seperti pengecekan atau inspeksi sarana dan prasarana, guna mencegah terjadinya banjir pada saluran dan pintu air, pompa, serta tanggul," ujar Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi di Balai Kota Depok, Selasa (27/10).

Dedi, kedua yakni saat terjadi longsor, banjir, dan pohon tumbang, kepala PD diminta mengajukan permohonan penetapan status tanggap darurat bencana kepada wali kota. Kemudian, memberikan pelayanan kebutuhan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

"Selanjutnya, melakukan koordinasi dengan pamong camat dan lurah dalam penanggulangan bencana. Termasuk, memetakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana tersebut," terangnya.

Menurut Dedi, pihaknya juga menyiagakan alat berat, petugas, logistik, termasuk peralatan evakuasi guna mengantisipasi kerusakan maupun korban akibat bencana. Membentuk Posko dan satuan tugas (satgas) dari berbagai unsur, termasuk TNI dan kepolisian.

"Diimbau juga, agar camat dan lurah mengecek kelayakan bangunan, saluran air, dan instalasi listrik. Termasuk, melakukan perantingan pada fasilitas umum (fasum) di masing-masing wilayah," harapnya.

Dia mengungkapkan, Surat Edaran juga mengimbau kepada PT PLN dan pengelola kabel udara untuk melakukan perawatan gardu listrik dan kabel udara. Kemudian, melakukan perantingan pohon yang mengganggu di sepanjang jalur kabel.

"Adapun bagi pemilik usaha periklanan, diminta untuk melakukan pengecekan kondisi papan reklame. Juga memperbaiki konstruksinya apabila dinilai membahayakan masyarakat. Diharapkan arga yang tinggal di bantaran sungai, agar berhati-hati dan selalu memperhatikan debit sungai serta tidak melakukan aktivitas di sungai," tutur Dedi.

Apabila terjadi bencana, dapat menghubungi call center posko penanganan banjir di Kota Depok, melalui hotline 112, 0823-1183-5135 atau  0811 1232 222. Sedangkan layanan khusus whatsapp 0821-2434-0788. Selain itu, delapan nomor pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan. Kantor Dinas (Mako) di 77827280, UPT Cimanggis di 877-45313, UPT Cipayung di 77888580, UPT Cinere 7543025, UPT Tapos di 8752113, UPT Bojongsari di 8604113, Pos Wali Kota di 77200760, dan Pos Merdeka di 77820796.

"Bagi kepala PD, camat, dan lurah diminta untuk segera melaporkan jika ada kejadian bencana alam tersebut kepada wali kota," kata Dedi.

Football news:

Griezmann has 4 goals in his last 6 games for Barcelona
Braithwaite has scored 4 (3+1) points in Barca's last 2 games. He had not scored in 13 games before
Sami Khedira: If I could move to a Premier League club, I would be happy
Lokomotiv-Salzburg match in the Champions League will be served by the Turkish team of referees
Philippe Coutinho: I am forever grateful for the chance to play for Liverpool in the Premier League. Now focused on Barca
Mijatovic on Real Madrid's loss: Zidane must improve. The team didn't know Alaves' strengths
Frank Lampard: I Respect Mourinho. There will be no results like his if you are not a talented coach