logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Djarot: Hubungan PDIP dan Nasdem Baik-Baik Saja!

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengatakan partainya dengan Nasdem tidak ada masalah. Begitu juga antara Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh yang disebut hubungannya baik-baik saja.

“Baik-baik saja, enggak ada masalah. PDIP sama Nasdem juga enggak ada masalah,” kata Djarot saat berbincang dengan Okezone, Senin (11/11/2019).

Baca Juga: Pertemuan dengan PKS Dicurigai, Nasdem Bandingkan PDIP yang Rangkul Gerindra 

Djarot menilai rangkulan Ketum NasDem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman adalah hal yang biasa. Pasalnya elite parpol harus membangun silaturahmi politik kendati berbeda pemikiran. Di sisi lain, Djarot juga tak melihat Presiden Jokowi bermaksud menyindir Paloh terkait rangkulan tersebut.

“Kalau saya melihat rangkulan biasa saja. Pak Jokowi juga tidak bermaksud menyindir. Dia ngomong apa adanya. Ini saya lihat ada yang merasa tersindir, saya pikir enggak usahlah. Silaturahmi politik oke, tapi jangan terlampau baperan,” tutur Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Surya Paloh berangkulan dengan Presiden PKS Sohibul Iman/Foto: PKS	 

Djarot berujar, status Nasdem saat ini masih sebagai parpol koalisi pemerintah. Karenanya urusan Pilpres 2024 disebut masih sangat jauh. Lebih baik, kata dia, parpol koalisi pemerintah memperkuat konsolidasi kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin untuk lima tahun ke depan.

“Mau gak mau kan NasDem kan ada di dalam pemerintahan, tentunya kalau mau ngomong 2024 masih sangat jauh. Tapi parpol harus memperkuat konsolidasi kabinet, ini harus solid dulu. Menurut saya pribadi sih yaudah biarin aja, lebih baik fokus kabinet ini harus solid,” ucap Djarot.

Baca Juga: Manuver Surya Paloh Dinilai karena Sakit Hati Pada Jokowi 

Sekadar informasi, isu keretakan hubungan antara Nasdem dan koalisi pemerintah kian menyeruak pasca pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman. Presiden Jokowi bahkan merasa cemburu karena tak pernah dipeluk Surya Paloh seerat dia memeluk Sohibul Iman.

Jokowi sendiri belum tahu apa maksud Paloh yang beberapa waktu terakhir bermanuver ke kubu sebelah. Paloh pun menjawab itu. Dia mengaku heran pertemuannya dengan pentolan PKS dicurigai banyak pihak.

Namun dia tidak mengungkapkan siapa pihak yang mencurigainya. Paloh lalu berbicara tentang partai yang mengaku paling Pancasilais dan nasionalis, tetapi dalam praktiknya berbeda. Pada statment ini pun bos Media Group itu tidak menyebut partai mana yang dimaksud.

(fid)

Themes
ICO