logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Dorong Ekonomi Optimal, Gubernur Nurdin Percepat Susun Anggaran Ini

Jakarta -

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mempercepat penyusunan anggaran khusus daerah. Dia mengatakan ini dilakukan untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih optimal di Sulsel.

"Kami sudah sampaikan ke Bapak Presiden bahwa anggaran (khusus daerah) sudah direncanakan dengan matang sebelum tahun berjalan," jelas Nurdin dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11/2019).

Hal tersebut disampaikannya pada Kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Menurut Nurdin, langkah sigap yang ia tempuh dalam menyusun rancangan anggaran sebelum penyerahan DIPA oleh pemerintah pusat, telah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi yang meminta percepatan pembahasan anggaran di tingkat daerah. Utamanya dalam kegiatan belanja modal hingga proses lelang pengadaan barang dan jasa.

"Kalau provinsi dan pemerintah kabupaten kota kita sinergikan dan kita mendorong lebih cepat lagi, seluruh kegiatan baik fisik maupun pengadaan dan sebagainya dapat berjalan optimal, " terang mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

"Kalau kita masuk pada pola lama, September baru kita tender, kita rasakan betul betapa kualitas akan menjadi pengaruh," jelasnya.

Nurdin menjelaskan, saat ini Pemprov Sulsel bersama Forkompinda dan pemerintah kabupaten kota se-Sulsel sudah melakukan sinergi yang baik untuk mendorong percepatan pembangunan. Untuk itu, kata Nurdin, akan dilakukan Rapat Koordinasi Daerah pada 18 November mendatang.

"Saya kira itu beberapa hal dan tentu kita juga mendorong pendapatan kita dengan menciptakan berbagai stimulasi yang kira-kira bisa ikut mendorong pertumbuhan kita," ujar Nurdin.

Pada kesempatan yang sama, Joko Widodo melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani, menyerahkan DIPA tahun 2020 untuk daerah bawahan sebesar Rp 556 triliun.

Selain untuk daerah bawahan, Jokowi juga menyerahkan anggaran untuk kementerian dan lembaga pemerintahan sebesar Rp 909 triliun.

"Tadi sudah diserahkan DIPA dana transfer daerah dana desa, pada saudara semuanya ada Rp 909 triliun untuk kementerian dan lembaga, serta Rp 556 triliun transfer ke daerah," ungkap Jokowi.

Usai penyerahan, Jokowi kembali mengingatkan agar pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota melakukan percepatan penganggaran.

"Saya ingin melihat ada perubahan cara pergerakan kita, cara pandang kita, pola-pola lama yang harus kita ubah secepat-cepatnya. Terutama belanja modal bagi DIPA-DIPA yang tadi sudah diserahkan," ucap Jokowi

"Sehingga kita harapkan belanja APBN kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi seawal mungkin, oleh sebab itu segera lelang dan pelaksanaan Januari sudah di laksanakan, jangan nunggu-nunggu, ini perintah," imbuhnya.


(mul/mpr)
Themes
ICO