logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Forum Medsos Sehat Edukasi Masyarakat Bermedia Sosial

Jakarta: Kondisi media sosial saat ini dinilai meresahkan masyarakat, terlebih menjelang Pemilu 2019. Banyak akun-akun di media sosial yang kerap menyebarkan isu yang tidak bertanggung jawab. Terlebih akun tersebut memiliki banyak pengikut, layaknya media mainstream.

Kondisi tersebut didukung, hasil penelitian dari salah satu lembaga asal Amerika We Are Sosial, yang menyebutkan pada 2018 terdapat 130 juta masyarakat aktif menggunakan media sosial di Indonesia. Angka tersebut memiliki 90 persen dari keseluruhan total 132,7 juta pengguna internet di Indonesia.

Wakil Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3i) Romonus Sumaryo menjelaskan jumlah akun tersebut 130 juta berbanding jauh dari jumlah data media online yang telah terverifikasi Dewan Pers sebanyak 20 media. Sebabnya, P3i bersama GDILAB.com, Politicawave.com, BFI Technologis dan tek.id meluncurkan Forumedsosehat.

"Forum ini akan memetakan secara berkala, memberikan laporan, dari percakapan terpopuler, apa yang dibacakan, siapa pemain, apa kontenya, perilaku seperti apa dan dimainkan  kelompok tertentu ," ujar Romonus dalam diskusi Cerdas Bermedia Sosial, di Jakarta Pusat, Minggu, 16 Desember 2018.



Ia menambahkan, forum tersebut akan digelar setiap minggunya, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bermedia sosial yang sehat. Saat ini masyarakat tidak hanya sebagai konsumen, melainkan sudah menjadi produsen dalam bermedia sosial. "Bukan saja pengguna, tapi jadi produsen dengan posting-posting, terlebih dengan media mainstream (merambah media sosial)," tambahnya.

Lebih lanjut, diharapkan masyarakat dapat mengetahui secara jelas, akun media sosial yang dianggap kontroversial dan tidak. Serta memberikan pengawasan kepada para pihak dibalik kisruh dalam bermedia sosial.

"Harapnya masyarkat cerdas, tidak ikut-ikutan, dan pemainnya dapat melihat, ini loh ada yang mengamati, bisa lebih hati - hati untuk menggunakan media sosial," pungkasnya.

(YDH)

Themes
ICO