logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
o
q
y
Nothing found
ICO
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Gerindra Minta Polisi Bongkar Motif di Balik Penyerangan Tokoh Agama

JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro meminta aparat kepolisian segera membongkar motif di balik penyerangan terhadap ulama belakangan ini. Terbaru, penyerangan kembali terjadi di Masjid Darul Muttaqin, Sawangan, Depok menimpa ustadz Abdul Rahman. Pelakunya perempuan berinisial SM dan terindikasi gila.

Menurut Nizar, siapa pun pelakunya entah itu orang gila atau bukan, meresahkan masyarakat sehingga seyogyanya polisi harus segera mengakhiri keresahan tersebut dengan cara membongkar motif di balik penyerangan ulama tersebut.

"Saya yakin masalah ini dapat dituntaskan dengan baik, masalah kehebohan-kehebohan tentang penyerangan kepada ulama yang dilakukan oleh orang yang terindikasi orang gila itu bisa dapat segera diselesaikan," kata Nizar kepada Okezone, Kamis (15/3/2018).

Nizar melanjutkan, sembari menyelidiki peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, polisi juga harus memperketat keamanan di sejumlah wilayah, khususnya terhadap ulama-ulama maupun pemuka agama lainnya untuk mengantisipasi peristiwa serupa.

"Saya harap dan saya berdoa semoga kepolisian bisa bekerja secara cepat, bisa melindungi semua masyarakat di Indonesia dan ulama dari masyarakat yang muslim dan nonmuslim, semua unsur lah," pungkas anggota DPR RI tersebut.

()

Sekedar informasi, setidaknya sudah ada 4 peristiwa penyerangan ulama yang terjadi belakangan ini, pelakunya terindikasi gila. Dua peristiwa terjadi di Jawa Barat yakni menimpa Kiai Haji Umar di Cicalengka dan Ustad Prawoto di Cigondewa Bandung.

Kemudian terjadi di Lamongan Jawa Timur yakni menimpa KH Hakam Mubarok. Peristiwa terbaru kembali terjadi pada Minggu 11 Maret kemarin di Kota Depok, menimpa ustadz Abdul Rahman oleh seorang perempuan berinisial SM, yang saat ini masih menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

(erh)

us!