logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Habib Rizieq Ngaku Dizalimi Rezim Jokowi, Saudi Melindungi

FAJAR.CO.ID, MEKAH– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menuduh rezim Jokowi telah menzalimi dirinya sehingga tidak bisa pulang ke Indonesia. Menurut Rizieq, rezim saat ini telah menahannya di Arab Saudi.

“Dengan aneka ragam makar yang dilakukan oleh musuh-musuh kami, khususnya oleh rezim zalim dan curang yang selalu membujuk pemerintah Saudi untuk mempersulit saya selama di Kota Suci Mekah,” kata Habib Rizieq melalui video conference acara Milad Ke-21 FPI di kawasan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8).

Menurut Rizieq, Pemerintah Saudi harus menyekal dirinya demi menjaga hubungan bilateral dengan Indonesia. Pasalnya, dalam surat pencekalan yang diterima Habib Rizieq, di dalamnya bertuliskan “tidak bisa keluar Arab Saudi karena alasan keamanan”.

Asosiasi Profesor Indonesia Diskusikan Pergulatan Politik Makassar 1945-1966

Petisi Minta Presiden Perintahkan Pansel Coret Capim KPK

PKM Biologi UNM Latih Guru di Enrekang Buat Buku Digital

Rekatkan Silaturahmi, IKA Teknik Unhas Futsal Persahabatan Merdeka Cup

Sediakan Wanita Penghibur, Belasan THM Ditutup, IPMI Sidrap Sampaikan Ini

Rizieq heran padahal tak ada pernyataan dalam surat pencekalan yang menyebut dirinya melakukan pelanggaran peraturan di sana.

“Untuk menjaga hubungan bilateral antara Saudi dan Indonesia, sekaligus untuk memberi perlindungan keamanan kepada saya sekeluarga,” kata Habib Rizieq.

Rizieq juga menyadari jika dirinya pulang ke Indonesia, pasti rezim Jokowi akan menskenariokan jeratan hukum padanya. Menurut Rizieq, karena dirinya berhasil menumbangkan Basuki Tjahaja Purnama di Pilgub DKI 2017.

“Rezim curang dan zalim saat ini masih penasaran menyiapkan aneka kasus rekayasa. Baik perkara lama atau baru untuk menangkap saya, saat saya pulang atau dipulangkan nanti. Mereka akan balas dendam atas lengser dan longsornya si penista agama yang didorong rezim dzalim saat Pilkada 2017,” tandas Habib Rizieq. (jpnn)

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO