Indonesia

Harry Styles Dikabarkan akan Bintangi Film My Policeman

My Policeman juga memuat kisah hubungan sesama jenis antara dua pria.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Harry Styles dan aktris Lily James tengah dibicarakan untuk membintangi film yang diadaptasi dari novel My Policeman karya Bethan Roberts. Sinema tersebut nantinya akan diproduksi oleh Amazon.

Dilansir Deadline, Jumat, pemenang Tony dan Olivier Award, Michael Grandage, akan menyutradarai dari skenario yang diadaptasi oleh nomine Oscar, Ron Nyswaner. My Policeman mengambil latar kisah pada akhir 1990-an, ketika kedatangan Patrick, lansia yang cacat ke rumah Marion dan Tom, memicu eksplorasi peristiwa dari 40 tahun sebelumnya.

Peristiwa itu berkaitan dengan hubungan sesama jenis antara Tom dan Patrick yang saat itu merupakan hal terlarang. Produksi film ini diharapkan dimulai pada musim panas mendatang.

Lily James saat ini terlibat di drama Netflix berjudul Rebecca. Ia akan beradu peran dengan Armie Hammer dan Kristin Scott Thomas.

James juga terlibat dalam konten Netflix lainnya, The Dig, yang saat ini dalam pascaproduksi. Ia juga tengah mengerjakan seri terbatas The Pursuit of Love, yang hadir di Amazon.

Sementara Harry Styles, ia baru-baru ini menandatangani kontrak dengan film thriller Don't Worry Darling yang juga dibintangi oleh Florence Pugh. Sebelum menjalani dua proyek ini, film terakhir yang menampilkan Styles adalah Dunkirk karya Christopher Nolan.

sumber : Antara

Football news:

Alisson on recovery from injury: I prayed a lot, spent 5-6 hours a day with physiotherapists
The VAR referee told the Barcelona - real match referee that Langle did not foul on Ramos. Catalans want to get audio
Frankie de Jong: we have to adapt to Messi. He is the best player in the world
Real Madrid defender Nacho will miss 4 weeks due to injury. Two right-backs are already injured
Manchester City are considering Pochettino and Nagelsmann should Pep leave
Solskjaer still wants Manchester United to buy Holland
The reforms of Manchester United and Liverpool are reminiscent of the history of the Premier League. Then the tops got tired of social justice and wanted freedom