Indonesia

Juergen Klopp Pastikan Henderson Angkat Piala untuk Liverpool

LIVERPOOL - Jordan Henderson menjadi sorotan setelah mengumumkan musimnya berakhir lebih cepat. Padahal, kapten Liverpool itu masih punya tugas yang belum tuntas, yakni mengangkat piala untuk timnya.

Liverpool dipastikan menyegel gelar Liga Inggris 2019/2020 setelah penampilan fantastis yang dipimpin Jordan Henderson. Sayangnya, ketika musim belum berakhir, sang kapten justru mengalami cedera. (Baca juga: Jordan Henderson Akhiri Musim Lebih Cepat)

Kondisi itu membuat sejumlah penggemar khawatir Henderson tidak ambil bagian dalam perayaan, terutama ketika Liverpool dimahkotai gelar. Namun, pelatih Juergen Klopp memastikan Henderson bakal mengangkat piala meski sedang cedera.

“Jordan Henderson tidak membutuhkan operasi untuk cederanya. Jadi dia akan melakukannya (mengangkat piala, red). Hendo (Henderson, red) layak mengangkat piala itu,” kata Klopp.

Otoritas Liga Inggris telah menetapkan tanggal 18 Juli 2020 sebagai hari di mana Liverpool bakal mengangkat trofi Liga Inggris. Hari tersebut dipilih karena bertepatan dengan laga kandang terakhir The Reds musim ini.

Uniknya, pertandingan kandang terakhir Liverpool bakal menghadapi Chelsea -klub yang membuat The Reds mengunci gelar setelah mereka mengalahkan Manchester City beberapa waktu lalu. (Lihat Grafis: Waspada Berolahraga di Tengah Pandemi)

(bbk)

Football news:

Gattuso on the match with Barca: Napoli will climb Everest
Lampard about the game with Bayern Munich: the History of the games, when everything changed. Chelsea needs to be trusted
Zinedine Zidane: I am the coach of Real Madrid until something extraordinary happens
Varan on relegation from the Champions League: This is my defeat. It is a shame for the partners
Guardiola on the conversation with Zidane: He congratulated me on La Liga and asked about my family. I hope one day we can have dinner and talk about everything
Sarri on the future: I Don't think bosses make decisions based on one match. They will appreciate the whole season
Levandovsky's transfer to Borussia was considered a mistake. He flogged the moments and lost the competition to a future Spartak player