logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Kadisdik Larang Siswa Membawa Motor

FOTO ilustrasi murid SD naik motor.*/ANTARA

FOTO ilustrasi murid SD naik motor.*/ANTARA

PANDEGLANG, (PR).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang mengimbau kepada seluruh korwil dan pengawas tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), agar tidak memberikan kebebasan siswa membawa motor, karena belum memenuhi persyaratan mengendarai sepeda motor.

Kadisdikbud Pandeglang, Olis Solihin mengatakan, dirinya sering melakukan imbauan kepada pihak krodinator wilayah (Korwil) DiSdikbud dan seluruh pengawas untuk tidak membebaskan siswa membawa motor sendiri ke sekolah, karena belum memenuhi tata tertib lalu lintas.

“Kadisdik hanya sekadar mengimbau, jangan terlalu memberikan kebebasan. Anak-anak itu belum cukup umur, karena SIM ini kan bisa didapatkan 17 tahun. Kalau bisa untuk anak-anak jangan diberikan untuk mengendarai kendaraan, biasanya anak-anak itu kan tidak pernah memakai helm, tidak memiliki SIM,” ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik, Minggu 14 Juli 2019.

Ia mengatakan, kaitan dengan penekanan dan penindakan terkait penilangan merupakan kewenangan dari pihak kepolisian, sebab Disdikbud hanya akan mengimbau pada saat bertemu saja.

“Sebaiknya kepada aparat polsek yang ada di kecamatan, sering sosialisasi, karena yang secara langsung menindak itu ada di kepolisian. Kalau saya sendiri hanya pada saat bertemu dengan kepala sekolah atau korwil sering saya sampaikan. Artinya sekarang ini banyak anak-anak yang baru SD SMP sudah membawa motor sendiri, padahal belum memiliki SIM,” katanya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rofadli Prayitno menuturkan, persoalan anak di bawah umur yang mengendarai motor, harus mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan yang berakibat sangat berat.

“Ini menjadi perhatian bagi kita seluruh masyarakat ya, anak di bawah umur mengendarai sepeda motor yang kondisinya seperti itu jauh dari standar keselamatan. Motor ga ada lampu jalan juga gelap, ngebut lagi, akibatnya fatal,” tutur Kasatlantas Polres Pandeglang.

Dirinya mengimbau, semua pihak memiliki tanggung jawab dalam menjalankan peraturan lalu lintas dan keselamatan berkendara. Selain itu, dirinya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah yang ada di wilayah hukum Kabupaten Pandeglang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli lagi terhadap keselamatan berkendara, ini bukan tugas polisi saja, tapi tugas seluruh elemen masyarakat. Saat masuk sekolah mendatang kami akan kembali roadshow kepada sekolah,” ucapnya.***

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO