logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
o
q
y
Nothing found
ICO
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Kebiasaan Bawa Ponsel ke Toilet Bisa Berbahaya

INILAHCOM, Jakarta - Ternyata kebiasaan membawa ponsel ke toilet menjadikan seseorang bisa lebih mudah terjangkit kuman seperti Salmonella, E. Coli, dan C. Difficile.

Kuman-kuman tersebut bisa bersemayam di mana saja, termasuk di flush. Saat Anda menekan flush kemudian memainkan ponsel, maka ponsel Anda bisa jadi sudah terkena kuman.

Tak hanya itu, kuman yang telah bersemayam pada ponsel bisa bertahan lama hingga beberapa hari. Ini karena ponsel memiliki suhu yang hangat dan memberikan lingkungan yang nyaman untuk tempat tinggal kuman.

Mengetahui bahaya tersebut, beberapa ilmuwan mengatakan bahwa ponsel tidak perlu dibawa ke toilet. Pasalnya, ponsel bisa menjadi media penyebaran kuman yang tidak pernah Anda sadari.

Namun, tingkat kontaminasi kuman ini berbeda-beda tergantung dari lokasi toilet tersebut.

Untuk toilet rumah Anda sendiri, mungkin tidak masalah, tapi kalau toilet rumah sakit atau toilet di tempat umum, tingkat kontaminasinya akan semakin tinggi.

Terlebih, kontaminasi kuman ini tidak hanya menyebar melalui kontak tangan. Air yang terciprat dari toilet saja juga bisa menyebarkan kuman ke tubuh Anda.

Hal ini diungkapkan oleh Dr Lisa Ackerly. Menurutnya, percikan air dari semprotan toilet bisa terlontar sejauh 1,8 meter. Jadi, jika toilet Anda memiliki penutup, sebaiknya toilet tersebut ditutup dulu sebelum disiram, demikian lansir Lifehacker.

us!