Indonesia

Kemenpora Lantik Kader Pemuda Anti-Narkoba Kepri

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengukuhkan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Kepri yang berjumlah 200 orang. Mereka bertekad melawan dan memusuhi peredaran narkoba.

Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Kepri terdiri dari berbagai kota dan kabupaten se Kepri. Mereka telah mengikuti pelatihan selama empat hari mulai Selasa (16/7) hingga Jumat (19/7) lalu di hotel Sahid Batam. Pelatihan dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kepri bertekad untuk bangkrutkan bandar narkoba. Mereka sepakat untuk melawan dan memusuhi peredaran narkoba sehingga tranksaksi jual beli narkoba mati dengan sendirinya.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah, dalam arahannya menyampaikan harapan yang sama. Pelatihan-pelatihan yang telah didapat hendaknya dimanfaatkan dengan baik untuk menjaga generasi penerus bangsa yang bebas narkoba.

"Fokusnya sudah jelas. Tujuan kita adalah memerangi narkoba. Manfaatkan materi yang sudah didapat agar tujuan mulia ini tercapai dengan baik. Narkoba harus diperangi. Kalau semua sepakat menolak narkoba tentu akan hilang sendiri. Bandar-bandar nakal akan bangkrut sendiri karena tak ada yang beli," ujar Faisal.

Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Kepri Isdianto juga menegaskan, narkoba adalah musuh bersama dan musuh bangsa. Untuk itu dia berharap agar segenap peserta kader inti anti narkoba mampu menularkan nilai-nilai positif kepada masyarakat sekitar sehingga lingkungan tempat tinggal di seluruh pelosok negeri ini bebas dari peredaran narkoba.

"Kami akan support sesuai dengan kewenangan yang ada. Upaya pihak Kemenpora ini sangat bagus sebab narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi penerus bangsa di Kepri," kata Isdianto.

Target dari pelatihan ini untuk menyukseskan program bebas narkoba di dalam negeri. Generasi muda yang diwakili kaum muda ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk melawan peredaran narkoba.

"Setiap tahun (data BNN Nasional) 18 ribu pemuda meninggal karena narkoba. Ini sangat berbahaya sebab generasi penerus bangsa terus diracuni dengan narkoba. Kemenpora melalui kegiatan ini bertekad akan memerangi persoalan ini," ungkap Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Majid.

Batam merupakan kota ketiga pelaksanaan pelatihan ini. Sebelumnya, pelatihan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara dan Ambon, Maluku.

Football news:

If you whistle one violation, whistle another. VAR rules football! Athletic midfielder Dani Garcia on the match with Real Madrid
Lautaro did not score a penalty in the match against Bologna
CEO of the banner of Labor about a player who was hit by lightning: he was put in an artificial coma. Most likely, it will be taken out in the evening
Real goes into the gap under the talk of refereeing. In similar moments, Madrid were given a penalty, but Athletic were not
Sergio Ramos: I would Play tennis if I wanted personal recognition. It is very nice to win with the team
Lukaku scored 20 goals for Inter in the first 30 rounds of Serie A and repeated the achievement of Ronaldo, Meazza and Niersch
Marcelo scored the 350th victory in the composition of the real world