Indonesia

Kesembuhan Corona RI di Bawah Global, Satgas IDI Ungkap Standar Pengobatan

Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap angka rata-rata kesembuhan COVID-19 di Indonesia lebih rendah daripada angka global. Jokowi pun meminta seluruh pihak mengikuti standar pengobatan Corona.

Ketua Satgas COVID-19 IDI Zubairi Djoerban menjelaskan ada beberapa standar pengobatan hingga ruangan yang baik diterapkan untuk meningkatkan kesembuhan terhadap COVID-19.

"Kalau standar itu obatnya apa yang dimaksud, apa diberikan infus, heparin, atau dexamethasone. Menurut saya pengobatan harus berbasis bukti," kata Zubairi saat dihubungi, Senin (28/9/2020) malam.

Zubairi pun mengatakan ada sejumlah standar pengobatan yang terbukti ampuh untuk membantu kesembuhan dari virus Corona. Dia menyebut yang pertama yakni pengobatan dengan menggunakan heparin.

"Misalnya pengobatan heparin, ada obat namanya antipembekuan, ada 3 macem itu pertama Fondaparinux, kedua Heparin UFH, dan satu lagi Heparin Low Molecular Weigh Heparin. Itu amat sangat membantu itu," ucap Zubairi.

Zubairi lalu mengungkap pengobatan juga biasa dilakukan terhadap virus dan kadar oksigen yang ada di tubuh. Dia menyebut yang terbukti ampuh yakni dexamethasone dan remdesivir.

"Kemudian yang perlu oksigen misalnya obat tambahannya dexamethasone misalnya, itu semua obat obat hilangkan komplikasi hasilnya bagus. Lalu obat antivirus yang dinyatakan berhasil baru ada dua yakni remdesivir tapi kita belum masuk ke Indonesia itu, lalu satu lagi dari Jepang itu Avigan. Sedangkan obat yang lain menurut saya tidak cukup bukti ilmiahnya misalnya Chloroquin," ujarnya.

"Yang dexamethasone dan heparin sudah banyak dipakai di beberapa rumah sakti tapi belum rata, seharusnya itu obat baku jadi semua pasien rawat pakai itu. Tapi remdesivir itu belum, kalau avigan terserah sih tapi itu katanya lumayan juga," sambung Zubairi.

Selain itu, Zubairi juga mengungkap ruangan isolasi juga harus memenuhi standar yang ditentukan agar tidak memperburuk kondisi pasien Corona. "Ya tentu ada itu, ruangan kan harus yang tekanan negatif, harus sering disinfeksi, lalu ada juga neon ultarviolet, lalu ada standar APD juga berbeda, masuk ruang ICU COVID dengan ruang rawat inap pasien COVID, dengan ruang rawat pasien non COVID itu beda lagi, harus ditaati itu supaya kualitas layanan lebih baik," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi mengatakan angka kesembuhan dari virus Corona di Indonesia berada di bawah angka global. Jokowi menekankan standar pengobatan COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus diterapkan.

"Kemudian rata-rata kesembuhan di negara kita yaitu 73,76%, ini sedikit lebih rendah dibandingkan kesembuhan dunia di angka 73,85%," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas yang disiarkan di akun YouTube Setpres, Senin (28/9).

Jokowi menegaskan standar pengobatan untuk pasien COVID-19 harus mengikuti pedoman dari Kemenkes. Standar itu harus diterapkan di semua tempat perawatan hingga wisma karantina.

(maa/jbr)

Football news:

Metz forward Gyan is the best player in Ligue 1 in September. He is the leader of the goalscoring race
Miranchuk is able to play in almost any club in the world. Ex-midfielder Loko Drozdov about Atalanta newcomer
Bale on Tottenham start: I'm not completely ready yet. I'm trying to get in shape
Ex-Barca coach Sethien can take over at Palmeiras
Fonseca about 2:1 with young boys: Gave a break to some. Now Roma will focus on Milan
Highlight of the month: the Rangers forward scored from 50 meters (the farthest goal in the history of the Europa League). Gerrard says he's never seen anything more beautiful ­čśŹ
Mourinho on 3:0 with LASK: Difficult opponent, but Tottenham played so that the victory seemed easy