logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

KPK Riwayatmu Kini, Ini Kata Pegiat Antikorupsi dan Pengamat Tentang Masa Depan Lembaga Antirasuah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Pegiat antikorupsi dari Indonesian Legal Roundtable (ILR), Erwin Natosmal menilai, masa depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat terancam dengan kehadiran Komisioner baru.

Komisi III memilih lima pimpinan baru KPK yakni, Alexander Marwata (Komisioner KPK), Firli Bahuri (Anggota Polri), Lili Pintauli Siregar (Advokat), Nawawi Pomolango (Hakim) dan Nurul Ghufron (Dosen‎).

"Masa depan KPK sangat terancam," ujar peneliti dari ILR ini kepada Tribunnews.com, Jumat (13/9/2019).

Kenapa hadirnya komisioner baru KPK akan membuat lembaga antirasuah terancam?

Erwin Natosmal melihat dua hal.

Pertama, sebagian besar dari komisioner terpilih punya perspektif untuk merevisi UU KPK.

"Sebagaimana yang terlihat dalam jawaban mereka dalam proses fit dan proper test," tegasnya.

Kedua, ada komisioner KPK yang diduga kuat melanggar etik menjadi pimpinan KPK.

Padahal, dia menjelaskan, yang menjadi etik dasar KPK adalah etika dan integritas.

"Bagaimana mungkin KPK dijalankan oleh orang yang standar etik dan integritasnya diragukan?" tanyanya.

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO