Indonesia

Kuota Visa Kerja dan Liburan WNI ke Australia Ditambah Jadi 4.100 Orang

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyatakan Pemerintah Australia telah menaikkan kuota pengajuan visa kerja dan liburan atau work and holiday visa (WVH) bagi warga negara Indonesia hingga empat kali lipat dari posisi sekarang.
Kenaikan kuota visa tersebut merupakan hasil dari kerja sama yang dituangkan dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA).

"Saat ini kuota Indonesia hanya 1.000 orang per tahun dan kuota ini habis dalam hitungan jam, karena peminatnya sangat banyak. Sebab itu, kami tingkatkan menjadi 4.100 orang per tahun saat IA-CEPA berlaku," ujar dia di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Baca Juga: Apa Saja Manfaat dari Perjanjian Dagang IA-CEPA, Ini Rinciannya

Dia menargetkan kuota visa kerja dan liburan bagi warga negara Indonesia dari pemerintah Australia mencapai 5.000 pada tahun ke-6 implementasi IA-CEPA. Selain jumlah kuota visa, Agus menambahkan perjanjian IA-CEPA juga menciptakan adanya alokasi training dengan kuota 200 orang ke Australia setiap tahun dengan masa tinggal enam bulan untuk tenaga kerja di beberapa sektor industri. Tidak hanya itu, keduanya juga menyepakati tarif nol persen bagi barang yang diekspor ke Australia dengan tujuan untuk meringankan beban pengusaha.

(nng)

Football news:

Thomas Tuchel: If both legs were intact, you could have seen my 40-meter sprint
PSG saved Tuchel's pet: Choupo-moting got everyone for free, managed not to score from a centimetre, and now pulled Paris to the semi-finals of the Champions League
Gian Piero Gasperini: The worst part is that we were so close. I can only thank the guys
Neymar was the player of the match Atalanta-PSG. He gave an assist
ПС PSG suffered through the entire quarter-final and turned it over in 149 seconds. Lifted the Italian curse and went so far in the Champions League for the first time in 25 years
ПС PSG's pain was transformed into happiness: in three minutes, the suffering stars turned into celebrating kings
The club from Italy won't win the Champions League for the 10th year in a row. This is an anti-record