Indonesia

Madrid Kian Dekat ke Titel Liga Spanyol

Bekap Granada, Madrid kian dekat ke titel Liga Spanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, GRANADA -- Real Madrid semakin dekat dengan singgasana juara La Liga musim ini usai membekuk Granada, 2-1, pada laga ke-36 La Liga, Selasa (14/7) dini hari WIB. Dua gol Madrid dicetak oleh Ferland Mendy dan Karim Benzema, sementara tim tuan rumah mampu membalas lewat gol dari Darwin Machis.

Tambahan tiga angka di laga yang digelar di Stadion Los Carmenes ini membawa Madrid kembali unggul empat poin di puncak klasemen sementara La Liga. Los Blancos unggul empat poin atas rival terdekatnya, Barcelona, yang duduk di peringkat kedua dengan raihan 79 poin dari 36 laga.

Tidak hanya itu, dengan kemenangan ini, Madrid pun tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci raihan titel La Liga musim ini, yaitu saat menjamu Villarreal pada jornada ke-37, pertengahan pekan depan. Tim besutan Zinedine Zidane itu tampil dengan sejumlah penggawa andalan mereka dalam lawatan ke markas Granada tersebut.

Di lini depan, Karim Benzema dipercaya sebagai penyerang tunggal. Sementara di jantung pertahanan, Sergio Ramos telah kembali merumpu setelah melakoni sanksi larangan bertanding selama satu laga. Pun dengan posisi bek kanan, yang kembali ditempati oleh Dani Carvajal.

Tidak perlu menunggu lama, Madrid langsung mencatatkan keunggulan saat laga baru berjalan 10 menit. Ferland Mendy, yang dipercaya menempati posisi bek kiri berhasuil mencatatkan namanya di papan skor. Mendy, yang merangsek di sisi kanan pertahanan Granada, melepaskan tembakan keras dari sudut sempit di dalam kotak penalti El Grana.

Berselang enam menit, Los Blancos berhasil menggandakan keunggulan. Karim Benzema membawa Madrid unggul dua gol setelah mencetak gol pada menit ke-16. Setelah menerima operan dari Luka Modric, penyerang asal Prancis itu melepaskan tembakan melengkung dari sisi kiri kotak penalti Granada. Bola pun meluncur mulus di pojok kanan atas gawang Granada tanpa bisa dihalau kiper Rui Silva.

Di sepanjang babak pertama, Granada mencoba untuk membalas. Namun, lini tengah Madrid, yang digalang Federico Valverde, Toni Kroos, dan Casemiro, mampu mematahkan bangunan serangan yang dibentuk oleh para pengawa Granada. Pun dengan penampilan solid Ramos dan Raphael Varane di jantung pertahanan Madrid. Skor 2-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Madrid justru dikejutkan dengan gol dari Darwin Machis. Penyerang Granada itu mampu memanfaatkan assist dari Yangel Hererra pada menit ke-50. Berawal dari keberhasilan Herrera berhasil mencuri bola dari kaki Casemiro dan kemudian melepaskan umpan terobosan, Machis berhasil menyambut umpan tersebut dan melepaskan tendangan melewati dua kaki kiper Madrid, Thibaut Courtois.

Upaya Madrid untuk menambah keuggulan terus berujung kegagalan. Sejumlah peluang, termasuk yang didapatkan Isco pada menit ke-62 mampu dimentahkan Silva. Di sisi lain, Granada justru berulang kali mengancam gawang Madrid. Pada menit ke-72, gawang Madrid nyaris bobol apabila Ramos tidak menghalau bola, yang sudah tidak terjangkau oleh Courtois. Kendati begitu, hingga akhir laga, Madrid berhasil mempertahankan keunggulan satu gol dan memastikan raihan tiga poin di kandang Granada.

Susunan Pemain: Granada (3-4-3)

Pelatih: Diego Martinez Kiper: Rui Silva Belakang: Duarte, Sanchez, Diaz Tengah: Dias, Herrera, Azeez, Foulquier Depan: Machis, Fernandez, Vico

Real Madrid (4-3-2-1) Pelatih: Zinedine Zidane Kiper: Courtois Belakang: Mendy, Ramos, Varane, Carvajal Tengah: Kroos, Casemiro, Valverde; Isco, Modric Depan: Benzema

Football news:

Juventus sacked Sarri (Nicolo Skira)
Messi sleeps on an anti-coronavirus mattress. The tissue is coated with nanoparticles that destroy the virus
Andrea Agnelli: Ronaldo will stay at Juventus. He's the mainstay of the club
Mbappe got into PSG's yawn for the match with Atalanta in the Champions League
Guardiola again played against Madrid without strikers. Zidane did not find an answer
Gattuso on the match with Barca: Napoli will climb Everest
Lampard about the game with Bayern Munich: the History of the games, when everything changed. Chelsea needs to be trusted