Indonesia

Main Ombak di Batu Belig, Mahasiswa Tewas Tenggelam

FAJAR.CO.ID, BADUNG – Pantai Batu Belig Sabtu sore (15/9) heboh. Salah seorang pengunjung, Rizki Ahmadi alias Attos, 25, tewas tenggelam setelah sebelumnya terseret ombak besar.

Saat kejadian, mahasiswa asal Jakarta Selatan itu memang tengah bermain ombak bersama rekannya yang juga mahasiswa, Calvin, 26, warga Jakarta Barat. Calvin sendiri masih beruntung nyawanya terselamatkan meski harus dirawat di RSUD Badung lantaran turut tenggelam saat mencoba menyelamatkan Attos.

Dari keterangan saksi kejadian, Lalu Edam Khamel, 28, dia dan kedua korban memiliki janji ketemuan untuk makan malam. Saksi yang tinggal di Kerobokan tersebut bermaksud jalan-jalan ke pantai sembari menunggu waktu janjian dengan korban.

Sesampainya di Pantai Batu Belig, secara tidak sengaja saksi melihat kerumunan orang menyaksikan salah satu anggota balawista  Wayan Trima Yasa, 35, sedang berjibaku menyelamatkan korban di tengah laut. Beberapa menit usai korban dievakuasi, saksi kemudian mendekati kerumunan tersebut.

Saat itu saksi kaget lantaran mengetahui korban adalah rekannya. “Korban meninggal saat itu sedang bermain ombak bersama temannya. Namun tidak disadari ombak besar datang menyeret,” ungkap Kasi Humas Polsek Kuta Utara Ipda I Ketut Wijaya Kusuma saat dikonfirmasi Minggu kemarin (16/9).

Melihat rekannya berteriak minta tolong, Calvin kemudian berusaha menolongnya. Tak pelak, ombak besar kemudian kembali menyeret keduanya dan keduanya tenggelam. Hingga akhirnya bisa dievakuasi oleh Tim Balawista yang siap siaga tak jauh dari lokasi kejadian. Kemudian dibawa menuju Pantai Petitenget untuk mendapatkan pertolongan.

“Korban selamat dalam keadaan shock sedang di rawat di RS Kapal. Menurut keterangan dokter bahwa masih terdapat cairan di paru-paru korban,” ungkapnya.

Barulah pukul 17.00, keduanya dibawa oleh masing – masing ambulans Kelurahan Kerobokan Kelod Kuta Utara menuju RS Kapal untuk penanganan lebih lanjut. (bx/afi/yes/JPR/JPC)

Football news:

This is the best Milan in years: superkambekom with Juve (3 goals in 5 minutes!) saved the intrigue in Serie A
Zlatan Ibrahimovic: I am the President, player and coach! If I had been in Milan since the start of the season, we would have taken the scudetto
Sarri on the defeat by Milan: we played first-class football for 60 minutes. Then-turbidity
Pioli on the victory over Juve: Milan became a team. We can play even better
Pioli beat Juventus for the first time as a coach
Vardy has scored 10 goals for Arsenal in Premier League matches. Only Rooney has more
Ronaldo scores or gives an assist in 17 consecutive Serie A matches, where he scored 25 (21+4) points