Indonesia

Masih "Jet Lag", Fabio Quartararo Akui Masih Kesulitan Naik M1 2020

Suara.com - Tampil apik di MotoGP 2019, Fabio Quartararo bak menang jackpot dengan didapatkannya sokongan dari tim pabrikan pada musim ini.

Mendapat jatah motor yang setipe dengan tunggangan Valentino Rossi dan Maverick Vinales, pembalap asal Prancis ini justru merasa sedikit kesulitan.

Dilansir dari Crash, ia berujar bahwa karakter motor ini cukup berbeda. Sebelumnya ia mengendarai motor yang disebut berspesifikasi "B".

"Sesi tes berjalan positif setelah jeda balapan yang lama. Tentu ini tak mudah karena kami tak mengendarai motor edisi tahun ini selama lima bulan," ungkapnya.

Motor M1 2020 disebut telah lebih sempurna dibandingkan versi sebelumnya.

Pebalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo (tengah) tengah berbicara dengan kru timnya pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (7/2/2020). [AFP/Mohd Rasfan]
Pebalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo (tengah) tengah berbicara dengan kru timnya pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (7/2/2020). [AFP/Mohd Rasfan]

"Titik di mana kami lemah tahun lalu telah berkembang jauh. Pengalaman saya belum sampai 20 tahun. Tentu saja ini hal yang sulit untuk mengendarai motor yang kurang anda ketahui," tutur Quartararo.

"Pada akhirnya kami berhasil mendapatkan langkah yang cukup baik, itu adalah salah satu poin di mana kami berjuang tahun lalu dan hari ini kami membuatnya dengan cukup baik. Jadi saya benar-benar menantikan hari Jumat," pungkasnya.

Football news:

Conte about Inter before the 1/4 Europa League: we Continue to progress, we become stronger
Piontek is Interesting to Fiorentina. Herta wants just over 20 million euros
Barzagli or Grosso will replace Pirlo in Juventus U23
Daudov about Akhmat: I am Sure that the team will Interact better with each new game
Balotelli is Interesting to Besiktas. He is offered 2.5 million euros a year
Matuidi will leave Juventus. He has offers from Ligue 1 and MLS
Spartak is going to withdraw from the RPL because of the refereeing – your reaction?