Indonesia

Melky Guslow Diciduk Terkait Sabu

Merdeka.com - Seorang pria asal Prabumulih, Sumatera Selatan, Melky Guslow alias Melky Beruk (42) ditangkap polisi atas kepemilikan narkoba jenis sabu. Dia terancam hukuman pidana penjara minimal lima tahun.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya mengungkapkan, tersangka diamankan di rumahnya di Jalan A Hamid, Kelurahan Pasar I, Prabumulih Utara, Prabumulih, Rabu (5/8). Petugas mengamankan barang bukti berupa 17 paket sabu berat bruto 8,77 gram, sekotak plastik klip bening, uang sebanyak Rp805 ribu dan dua unit ponsel.

"Tersangka diamankan di rumahnya tanpa perlawanan, barang bukti ditemukan," ungkap Wayan, Kamis (6/8).

Dalam penggerebekan itu, kata dia, petugas sempat kecele karena tersangka membuang barang bukti yang disimpan di kotak kayu dari lantai dua rumahnya. Beruntung, petugas memergoki aksinya sehingga tersangka tak bisa berkutik lagi.

"Tersangka bermaksud menghilangkan barang bukti, tapi cepat ketahuan," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup. Petugas masih memburu bandar tempat tersangka mendapatkan barang terlarang itu.

"Kasus ini masih dikembangkan penyidik untuk mengungkap jaringannya," pungkas Wayan. [eko]

Football news:

It's time to learn the names of new Borussia heroes. Now there are 17-year-old boys making goals
Paulo Fonseca: it's Important to bring Smalling back to Roma. We have only 3 Central defenders
Arteta about 2:1 with West ham: Arsenal made life difficult for themselves with losses, but they fought and believed in victory
Palace midfielder Townsend: Could have beaten Manchester United with a bigger difference. We had moments
Philippe Coutinho: I am motivated and I want to work hard to make everything work out well on the pitch
Torres on Chelsea: I Thought I could remain a top player, but I was unstable. Although there were enough successes
Neville on the broken penalty against Manchester United: an Absolute disgrace