Indonesia

Menuju Akhirat dengan Amal Berat Tak Manfaat

Bagaimana bekal yang sia-sia menuju akhirat? Ibnul Qayyim memberikan nasehat yang sangat indah,

"Amalan yang dilakukan tanpa disertai ikhlas dan tanpa mengikuti tuntunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam bagaikan seorang musafir yang membawa ransel berisi pasir. Bekal pada ransel tersebut hanya memberatkan, namun tidak membawa manfaat apa-apa." (Al-Fawaid, hlm. 81)

Itulah bekal yang sia-sia, berat namun tidak manfaat.

Amalan yang dilakukan tidak ikhlas (riya dan sumah), juga amalan yang tanpa tuntunan Rasul (bidah) itulah yang jadi bekal sia-sia.

Jangan sampai kita membawa bekal yang sia-sia padahal perjalanan kita begitu berat menuju akhirat.

[Referensi: Al-Fawaid. Muhammad bin Abi Bakr Az-ZarI (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)]

Football news:

This is the best Milan in years: superkambekom with Juve (3 goals in 5 minutes!) saved the intrigue in Serie A
Zlatan Ibrahimovic: I am the President, player and coach! If I had been in Milan since the start of the season, we would have taken the scudetto
Sarri on the defeat by Milan: we played first-class football for 60 minutes. Then-turbidity
Pioli on the victory over Juve: Milan became a team. We can play even better
Pioli beat Juventus for the first time as a coach
Vardy has scored 10 goals for Arsenal in Premier League matches. Only Rooney has more
Ronaldo scores or gives an assist in 17 consecutive Serie A matches, where he scored 25 (21+4) points