Indonesia

Moeldoko Sebut Ada Pertarungan Ideologi, Demokrat: Sok Tahu!

JAKARTA - Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai DPP Partai Demokrat , Ardy Mbalembout angkat bicara ihwal pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut ada pertarungan ideologis. Dia menyebut, Moeldoko sedang melantur.

Ardy menegaskan saat ini seluruh kader sangat nyaman bersama Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Bhinneka tunggal ika, nilai-nilai Pancasila, sangat dipegang teguh di sini. Tidak ada ideologi lain yang mendapat tempat di sini," kata Ardy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/3/2021).

Dia menyebutkan, Gubernur Aceh dari Demokrat, Gubernur Banten dari Demokrat, Gubernur Papua dari Demokrat, Wagub Kaltara dari Demokrat, begitu juga dengan Wagub Jawa Timur. Menurut dia, beda-beda agama, beda-beda suku, hal biasa bagi partainya.

Baca juga: Pertarungan Ideologis 2024 Jadi Alasan Moeldoko Terima Tawaran Pimpin Demokrat


Ardy menilai perbedaan itu berkah bagi kader Demokrat. Karena sama-sama mengedepankan nilai-nilai Pancasila sebagai panduannya dalam berorganisasi, berbangsa, dan bernegara. "Itulah akibat Moeldoko bukan orang Demokrat dan tidak mengenal Partai Demokrat, tapi sok tahu bilang ada pertarungan ideologis di Demokrat," ujarnya.

Ia menyatakan, apabila benar mau menyelamatkan bangsa dan negara, bukan kemudian menjadi bagian dari begal politik yang merebut paksa Partai Demokrat secara ilegal. Lakukan saja tugasnya selaku Kepala Staf Presiden dengan sungguh-sungguh.

Ardy mengatakan, Presiden saja tidak punya waktu luang memikirkan hal lain selain mengurusi negara. Akan tetapi, Moeldoko selaku kepala staf presiden justru sibuk bersiasat merebut kepemimpinan partai politik secara kasar dan ilegal.

Baca juga: Kubu Moeldoko Klaim Kemenkumham Sahkan SK Kepengurusan Minggu Depan


"Negara lagi susah, rakyat lagi kesulitan karena terdampak pandemi dan bencana. Ini Kepala Staf Presiden bersama gerombolannya malah melakukan penyalahgunaan kekuasaan," katanya.

Ia meminta ke Moeldoko untuk tidak mengajari kader Demokrat tentang demokrasi. Menurut dia, kongres Partai Demokrat 2020 sah sesuai dengan hukum, dan berjalan dengan demokratis.

"Anda itu dipilih jadi Ketum KW di KLB ilegal, melanggar UU Parpol dan AD/ART Partai Demokrat, lalu dipilih bukan oleh pemilik suara, pakai mekanisme voting gaya anak SD, malah mau bahas-bahas demokrasi? Mikir! Bisa hancur demokrasi kita kalau praktik begal politik ala gerombolan Moeldoko ini dibiarkan," katanya.

Lihat Juga: Jesica Iskandar Rela Dimadu Asalkan Ada Racun

(abd)

Football news:

Gazidis may leave Milan due to the club's participation in the Super League
The president of UEFA on the possible cancellation of the match Real Madrid-Chelsea in the Champions League: The chances of this are very low. The broadcasters will demand compensation for the damage
Woodward resigned as he did not support Manchester United's participation in the Super League (BBC)
Mikel Arteta: Kroenke has apologised to me and the Arsenal players for the Super League. The club had good intentions
UEFA President: Look at Bayern: they have no debt, and they won the Champions League. Rummenigge, Watzke and Al-Khelaifi helped me a lot
Manchester United fans held a protest against the Glazers, blocking the entrances to the club's base: We decide when you play
Perez and Agnelli are sure that 90 minutes is a lot for matches. Three years ago, we officially wanted to play for an hour, but with time stops