Indonesia

Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Rp4.531 Triliun, 34% Dikuasai E-Commerce

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, nilai ekonomi digital pada tahun 2020 menghasilkan 4% dari GDP nasional. Sementara pada 2030, pertumbuhan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi Rp24.000 triliun pada tahun 2030.

Baca Juga: Strategi Industri Kriya Bertahan di Tengah Pandemi, Inovasi Produk dan Pemasaran

Sementara pertumbuhan ekonomi digitalnya sendiri akan tumbuh 8 kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun.

Baca Juga: Menko Airlangga: Momentum Pandemi Dorong Transformasi Ekonomi Digital

"Dari jumlah sebesar Rp4.531 triliun tersebut, e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar, yaitu 34% atau setara Rp1.900 triliun," ujarnya dalam konferensi pers di Istana Presiden, Kamis (10/6/2021).

Selanjutnya diikuti business to business (B2B) 13% atau setara Rp763 triliun, health tech 8% atau Rp471,6 triliun.

Football news:

Lionel Messi: Everyone is at risk of contracting the coronavirus. It's exciting, we're concerned
Braithwaite on Eriksen: One of the scariest moments of my life. Happy to be alive
Unbearably boring England: no passes through the centre, a wild emphasis on standards, but a superb Calvin Phillips
Malinovsky about 2:3 with the Netherlands: The match can not be called great, we played too low. Could be a draw
Clement Langle: Griezmann is not always treated fairly. He had a good season, but the bar is too high
Karasev has been appointed for the Italy-Switzerland match
St. Petersburg police asked a fan to remove the flag of Ukraine in the fan zone