logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
o
q
y
Nothing found
ICO
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Payungi cucu Bung Karno, Santri Pesantren Nurul Qodim mengaku terharu

Merdeka.com - Bagi kalangan santri mendapat tugas dari kiai sangatlah senang, apalagi jika tugas tersebut untuk menyambut cucu sulung Presiden pertama RI, Bung Karno. Tentunya, sangat bersungguh-sungguh dan tulus menjalankan tugas tersebut.

Ungkapan itulah yang disampaikan Azzamzami, salah satu santri Pondok Pesantren Nurul Qodim di Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Santri berusia 20 tahun itu salah satu dari 2000 santri di pesantren yang mendapat tugas kiai untuk memayungi cucu Bung Karno ketika menuju lokasi acara silaturahmi.

Zami, sapaan akrabnya mengaku, dirinya tidak menyangka jika bakal ditunjuk untuk memayungi putri tunggal Guntur Soekarnoputra ketika berangkat menuju lokasi acara di pesantren tersebut. Ia mengaku, ini kali pertamanya mendapat tugas tersebut.

"Ini pertama kali mas, saya agak kaku karena beliau kan cucunya Bung Karno, bapak Proklamator," ujar santri yang sudah 5 tahun mondok di Pesantren tersebut, kepada merdeka.com, Rabu (14/3). Ia mengatakan, selain dirinya seorang teman juga mendapat tugas yang sama, hanya saja memayungi Hj Fatma Saifullah Yusuf, istri Gus Ipul.

Ia mengaku, tugas memayungi itu sebagai simbol penghormatan kepada para tamu yang bersilaturahmi di pesantren yang di asuh KH Hasan Abdul Jalal. Hanya saja, lanjut dia, tidak semua tamu kehormatan dipayungi ketika datang di sini. "Setahu saya hanya Mbak Puti dan Bu Nyai Fatma ini," ungkapnya.

Meski demikian, santri asal Desa Kalidandan, Kecamatan Pakuniran itu sempat grogi ketika menjalankan tugas tersebut, namun ia mengaku bersyukur bisa diselesaikan. "Alhamdulillah berjalan lancar mas," imbuhnya. Ia juga mengaku, jika cucu Bung Karno itu sosok yang merakyat. "Buktinya, beliau menyapa semua santri di sini, beliau mudah bergaul," tutupnya.

Kehadiran Puti bersilaturahmi di Pesantren Nurul Qodim Probolinggo didampingi istri Gus Ipul, Hj Fatma Gus Ipul. Puti mengenakan pakai hitam dengan kerudung hitam, sedangkan Nyai Fatma Saifullah Yusuf mengenakan serba hitam.

Kehadiran keduanya di pesantren yang memiliki ribuan santri itu langsung menuju kediaman Kiai untuk melakukan ramah tamah dan dialog kecil. Selepas itu, Mbak Puti dan Bu Fatma menuju ke lokasi acara dengan didampingi para pengasuh.

Ketika perjalanan ke lokasi itulah, keduanya dipayungi oleh santri. Istri Joy Kameron dipayungi menggunakan payung warna kuning emas, sedangkan istri Gus Ipul dipayungi mengenakan payung warna putih. [hhw]

us!