Indonesia

Pelanggaran PSBB Hari Pertama : Banyak Mobil Kelebihan Penumpang Disuruh Pulang

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, masih banyaknya pelanggaran pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Mayoritas pelanggar, kelebihan penumpang di dalam kendaraan roda empat (mobil).

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 33 Tahun 2020 yang mengatur tentang PSBB, jumlah penumpang memang dibatasi 50 persen dari kapasitas normal. Contohnya, mobil sedan hanya boleh diisi oleh tiga penumpang. Sedangkan mobil dengan kapasitas tujuh orang, hanya boleh diisi lima penumpang.

"Memang masih banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat sampai saat ini," kata Yusri saat dihubungi Okezone, Jumat (10/4/2020).

ilustrasi corona foto: ist 

Yusri mengaku tidak mengetahui berapa banyak pengendara mobil yang melanggar aturan jumlah penumpang. Sebab, saat ini para pelanggar tersebut baru diberikan sanksi berupa teguran dan diminta untuk kembali pulang untuk menurunkan penumpang sesuai dengan aturan.

"Jadi, sifatnya sosialisasi langsung aplikatif di lapangan, dengan sanksi walau baru berupa teguran dan disuruh pulang untuk mengurangi penumpangnya, mudahan-mudahan ini menjadi efek jera," bebernya.

Baca Juga: PSBB Jakarta, Pemerintah: Ini Bukan Kebijakan Baru, Tapi Komitmen Baru 

Lebih lanjut, ditekankan Yusri, pada hari pertama penerapan PSBB, pihak kepolisian lebih banyak menerapkan langkah-langkah persuasif bagi pelanggar. Menurutnya, hari pertama penerapan PSBB merupakan momen penting untuk sosialiasi kepada masyarakat yang mungkin belum paham.

"Semoga jadi suatu pembelajaran yang berguna untuk maayarakat. Bahwa, memang ada PSBB di Jakarta. Dan memang aturan PSBB di Jakarta harus kita sampaikan. Supaya mereka mengerti," ucapnya.

Sekadar informasi, pemerintah resmi memberlakukan PSBB setelah adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 dengan didukung oleh Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 9 Tahun 2020. Aturan itu dikeluarkan pemerintah guna mempercepat penanganan virus corona.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyepakati, Jakarta sebagai daerah pertama yang diberlakukan PSBB. PSBB di Jakarta resmi diberlakukan pada hari ini, Jumat 10 April 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sendiri telah mengeluarkan Pergub terkait PSBB untuk Ibu Kota, kemarin malam.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Polisi Gencar Lakukan Patroli Malam

(Ari)

Football news:

Why is Bartomeu so bad? What to do with Coutinho? How to hide Messi's flaws? Answer the main questions about Barca
Arsene Wenger: I Felt a certain satisfaction from the defeat of Liverpool. It's nice to be the only ones
Chiellini Pro 1:4 in the Champions League final from Real Madrid: We were exhausted after the 1st half. No one struggled
Michael Zork: if Borussia wants to fight for the championship, they must beat Bayern
Joe HART: I Don't dislike Guardiola. This is his genius: he stands firm on the decision he has made
Mainz goalkeeper Muller on 0:5 from Leipzig: We should be glad that the score is not double-digit
The prayers of Cordoba and Zanetti, the trolling of Materazzi, the greatness of Sneider and Eto'o. Ten years ago Inter made treble