Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Pemerintah Janji Selesaikan Masalah Honorer, RUU ASN Segera Disahkan

Ilustrasi guru honorer (Foto: Jawapos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Angin segar untuk tenaga honorer datang dari DPR. Itu setelah Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR.

Dalam rapat kerja (raker) tingkat satu dengan pemerintah, seluruh fraksi di Komisi II DPR sepakat dengan RUU ASN tersebut.

Kesepakatan membawa RUU ASN ke paripurna disampaikan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia, Selasa, 26 September.

Dalam forum raker, Doli menegaskan bahwa semua pandangan fraksi terkait RUU ASN bisa disetujui. Persetujuan itulah yang menjadi dasar membawa RUU ASN ke tingkat dua atau rapat paripurna DPR.

”Kita sahkan Rancangan Undang-Undang ini, ya,” kata Doli.

Rencana pengesahan RUU ASN juga mendapat persetujuan pemerintah. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan RUU tersebut menjawab tantangan ekspetasi publik yang semakin besar terhadap kualitas pelayanan publik.

"Sehingga butuh birokrasi yang geraknya fleksibel, dinamis, ideal dan profesional," ujarnya.

RUU ini, lanjut Anas, secara umum memuat tujuh klaster pembahasan. Yakni klaster penghapusan KASN menjadi penguatan pengawasan sistem merit; penetapan kebutuan ASN; kesejahteraan ASN; pengurangan ASN akibat perampingan organisasi; penataan tenaga kerja honorer; digitalisasi manajemen ASN; dan penguatan khusus ASN pada
lembaga legislatif dan yudikatif.

Tidak hanya itu, RUU ASN tersebut juga membawa tujuh agenda transformasi. Salah satunya rekrutmen dan jabatan ASN. Anas menjelaskan, rekrutmen ASN akan menjadi lebih fleksibel dengan adanya aturan baru ini.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: