logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Perampok Minimarket Ini Tewas Didor Polisi

FAJAR.CO.ID, SIDOARJO– Dua kasus perampokan minimarket yang belakangan terjadi akhirnya terungkap. Bahkan, 1 di antara 2 pelaku akhirnya meregang nyawa. Dia mendapatkan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan petugas ketika disergap.

Sekadar informasi, perampok spesialis minimarket berulah di Tanggulangin pada Kamis (4/7). Mereka mengancam pegawai yang berjaga dengan senjata tajam (sajam). Bandit tersebut mendapatkan hasil Rp30 juta. Enam hari berselang, aksi serupa terjadi di Taman. Modusnya sama. Banditnya beraksi dini hari. Bedanya, uang yang dibawa Rp48 juta.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Zain Dwi Nugroho menuturkan, dalam rentang waktu itu, pihaknya mendapatkan kabar lain. Kasus perampokan serupa juga terjadi di Beji, Pasuruan, Sabtu (6/7). ’’Dalam sepekan, ada tiga kejadian,’’ katanya kemarin (13/7).

Belakangan, petugas mendapatkan petunjuk dari tiga peristiwa tersebut. ’’Ada keterkaitan,’’ ujarnya. Misalnya, helm yang dipakai pelaku saat beraksi di Tanggulangin. ’’Itu helm yang dicuri pelaku di TKP Pasuruan. Milik pegawai ikut diambil,’’ sambungnya.

Dia menerangkan, tim yang dia pimpin kemudian menganalisis residivis spesialis pencurian dengan kekerasan (curas). Hasilnya sesuai ekspektasi. Jajarannya mengantongi identitas terduga pelaku. Yakni, Tino Santoso Putra. Pemuda 28 tahun tersebut tinggal di Desa Kalipecabean, Candi. Tempat tinggalnya digerebek petugas pada Jumat (12/7) pukul 22.30.

Dugaan petugas tidak meleset. Residivis perkara curas yang pernah diamankan anggota Polrestabes Surabaya itu memang dalang di balik aksi perampokan. ’’Di rumahnya ditemukan banyak barang bukti. Di antaranya, sajam yang dipakai saat mengancam pegawai minimarket,’’ ucapnya.

Upaya pengembangan dilakukan. Tino buka suara tentang partner kerjanya. Yakni, Adi Hermawan, 31. Warga Gunungsari, Surabaya, tersebut lantas diburu. ’’Rumahnya sempat kami datangi,’’ ujar perwira dengan tiga melati di pundak itu.

Hasilnya nihil. Adi tidak ada. Namun, petugas tidak patah semangat. Mereka menyebar ke tempat yang diduga sebagai lokasi nongkrong. ’’Di rumah pelaku hanya ditemukan barang bukti,’’ tuturnya. Selain sajam yang dipakai ketika merampok minimarket, di sana polisi menemukan sabu-sabu dan pil dobel L alias pil koplo.

Lulusan Akpol 1997 tersebut menerangkan, pencarian pelaku berbuah hasil di Jalan Raya Taman. Namun, pelaku tidak mau menyerahkan diri. Adi malah sempat mengeluarkan celurit untuk melawan sebelum memutuskan kabur dengan motor.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris menambahkan, aksi kejar-kejaran pun terjadi. Adi dibuntuti sampai Jalan Raya Tanggulangin. ’’Dua kali kami beri tembakan peringatan agar menyerahkan diri,’’ katanya.

Namun, imbauan tersebut diabaikan. Polisi akhirnya mengambil jalan akhir. Pistol menyalak. Adi ditembak. Dia terkena di bagian dada. ’’Evakuasi sempat dilakukan,’’ jelasnya. Adi dibawa ke RS Pusdik Gasum Porong. Namun, ketika sampai di rumah sakit, Adi sudah tidak bernyawa.

Pejabat Exco Malaysia Perkosa TKI, Korban Trauma

KPK Supervisi Polemik Surat Ijo di Surabaya

BI Ajak UMKM Aktif di Pasar Online

Harris menambahkan, tindakan tegas terukur itu juga psywar bagi pelaku kejahatan lain. Dia menegaskan, polisi tidak diam dengan laporan kejahatan yang masuk dari masyarakat. Jika memang dibutuhkan, tembakan di tempat bakal dijalankan. ’’Dilakukan sesuai prosedur,’’ ucap perwira asal Jakarta tersebut.

Tino di tempat yang sama mengaku uang hasil kejahatannya tidak hanya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga digunakan untuk membeli narkoba. ’’Dipakai bersama (Adi, Red),’’ ujarnya.

Uang kejahatan yang tersisa, lanjut dia, sekitar Rp 20 juta. Uang itu turut diamankan petugas sebagai barang bukti. ’’Ide merampoknya dari Adi,’’ kata pemuda yang tidak punya pekerjaan tetap tersebut. (jp)

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO