Indonesia

Pertamina Gandeng Tokopedia Beri Tips Sukses Berjualan di Marketplace

JawaPos.com – Salah satu roadmap pembinaan yang ditekankan Program Kemitraan Pertamina kepada UMKM binaan dikala pandemi seperti saat ini adalah Go Digital. Dengan menerapkan pembinaan tersebut, pelaku UMKM tetap dapat menjangkau seluruh pelanggannya meski tidak berinteraksi secara langsung.

Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan, salah satu penerapan pembinaan berbasis Go Digital ini adalah melalui pelatihan penggunaan marketplace sebagai media memasarkan produk. Bahkan, dengan upaya Go Digital, jangkauan pemasaran produk pun bisa lebih luas lagi.

“Saat ini, terutama di masa pandemi, marketplace menjadi media yang sangat efektif dalam menggaet pasar,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (24/11).

Menurutnya, Pertamina melalui program kemitraan menggandeng salah satu marketplace besar yang ada di Indonesia yakni Tokopedia. Dalam kerja sama ini, pihak Tokopedia memaparkan sejumlah tips dan trik sukses berjualan di lapak online tersebut. Sehingga bisa ramai pesanan dan mempertahankan pelanggan.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyiapkan nama toko. Nama toko bisa dipilih sesuai jenis barang yang nantinya akan dijual, atau nama apapun asalkan mudah diingat oleh pembeli. Setelah itu, lengkapi informasi dasar toko untuk memudahkan saat bertransaksi. Seperti, menambah alamat toko, mengatur layanan pengiriman, verifikasi toko, tambah rekening toko, atur informasi dan profil toko.

“Setelah seluruh informasi pribadi tersebut diinput, pemilik toko dapat mengaktifkan sejumlah pengaturan keamanan akun. Sehingga data tersebut dapat terjaga dan tidak khawatir akan dipersalahgunakan,” jelas salah satu trainer dari Tokopedia Iwan Amin Kurdi.

Langkah selanjutnya adalah yang paling penting. Yakni mengunggah produk yang akan dijual. Tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan penamaan produk yang tepat. Hindari penamaan produk yang disingkat atau menggunakan kode yang tidak sesuai dengan kata kunci yang sekiranya digunakan oleh pembeli, typo atau salah tulis pada nama produk, dan menggunakan kata kunci yang berlebihan atau spamming.

Selanjutnya, lanjut Iwan, adalah memasang foto produk yang menarik. Tipsnya adalah dengan menggunakan latar belakang putih atau polos, foto produk jelas dan dari berbagai sisi, memakai model atau manekin untuk produk fashion, pastikan pencahayaan foto baik, dan jangan gunakan watermark agar produk menonjol.

“Dengan melihat foto yang bagus, membuat orang ingin melihat produk kita dan bahkan sampai membelinya,” imbuhnya.

Tak hanya berhenti di situ, lanjut dia, foto yang bagus juga harus diimbangi dengan deskripsi produk yang detail. Tulis semua informasi penting terkait produk yang sekiranya akan ditanyakan pembeli seperti spesifikasi atau fitur, keunggulan produk, kelengkapan produk, garansi produk. Serta gunakan kata-kata yang mudah dimengerti.

Terakhir adalah pasang harga yang kompetitif. Caranya dengan membandingkan dengan harga kompetitor (yang menjual produk yang sama). Kemudian, sesuaikan dengan kualitas dan nilai barang yang Seller jual. “Atau buat harga bundle atau grosir, dengan menawarkan harga yang lebih murah apabila membeli banyak,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu mitra binaan Pertamina peserta pelatihan pembinaan bersama Tokopedia adalah Dahrul Mahbar. Pemilik usaha Jahe Cangkir Mas ini telah menerapkan sejumlah tips dan trik yang sudah diberikan. Hingga kini produknya yang terjual di marketplace tersebut mencapai 47 ribu produk. Dahrul juga mendapat peningkatan omzet sebesar 50 persen dan permintaan produk semenjak memasang produknya di Tokopedia.

Dengan menerapkan sejumlah tips dan trik di atas, Heppy yakin penjualan produk UMKM binaan Pertamina dapat stabil dan cenderung meningkat meski di tengah kondisi pandemi. Upaya ini merupakan salah satu bentuk implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs), yakni mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta tenaga kerja penuh dan produktif.

“Di mana diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Heppy.

Saksikan video menarik berikut ini:

Football news:

Tuchel devoted a lot of time to tactics and talked to all the Chelsea players at the first training session
Ibrahimovic after clash with Lukaku: In the world of Zlatan, there is no place for racism
Milan defender Musacchio has passed a medical in Lazio
Arsenal is a big club in England. Ødegård fit into the role of the tens of Arteta. Holand on Martin
Klopp on Lampard's resignation: Abramovich is not the most patient man in the world. It is cruel to make this decision so early
Berbatov on Suarez: Barcelona showed disrespect and pays for it. Luis must be dying of laughter
In the environment of Messi deny that the player and his family members learn French