Indonesia

Polisi Didesak Ungkap Perkembangan Penyidikan Kematian Wartawan Demas Laira

Merdeka.com - Satu bulan berlalu, kasus pembunuhan wartawan Demas Laira belum juga menemukan titik terang. Tim Pencari Fakta (TPF) kematian Demas Laira dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) meminta Kepolisian memberikan penjelasan ke publik terkait proses penyidikan kasus tersebut.

"Kami mendesak kepolisian untuk menyampaikan perkembangan penyidikan yang dilakukan atas terbunuhnya Demas Laira. Kasus ini terkesan dibiarkan tanpa adanya kejelasan, padahal kita menunggu kerja nyata kepolisian atas masalah ini," Kata Ketua AMSI Sulawesi Barat (Sulbar) Anhar kepada merdeka.com, Senin (21/8).

Anhar yang ditunjuk sebagai ketua TPF Amsi, juga mendesak Polres Mamuju Tengah dan Polda Sulawesi Barat tidak membiarkan kasus Demas Laira berlarut-larut, dan dapat memberikan informasi perkembangan pengusutannya.

"Jangan sampai ini dibiarkan berlarut-larut dan tidak jelas apa motifnya," pinta Anhar.

Menurut Anhar, kasus ini telah menjadi perhatian nasional bahkan internasional, dan semua menunggu perkembangan pengusutannya.

Hal yang sama juga diungkapkan Supardi Bado, Pemimpin Redaksi Sulawesion.com, media tempat korban bekerja. Menurutnya, hingga saat ini belum ada progres atas kasus pembunuhan tersebut, padahal sudah satu bulan lebih dari peristiwa memilukan tersebut.

"Kami selaku pimpinan media Demas bekerja mempertanyakan kinerja aparat kepolisian. Kok hingga saat ini tidak ada perkembangan apa-apa. Pihak Polres dan Polda terkesan diam ketika dikonfirmasi. Telepon dan pesan Whatsapp tidak ditanggapi, ini ada apa?" tukasnya.

Sebelumnya, Satu pekan usai kejadian tersebut, Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy mengatakan, barang bukti berupa sepatu dan CCTV telah dikirim ke Laboratorium Forensik Makassar, namun belum diketahui hasil dari pemeriksaan tersebut.

Diketahui, Demas Laira (28) jurnalis media siber Sulawesion.com ditemukan tewas bersimbah darah di jalur Trans Mamuju Palu Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kamis (20/8) dini hari. Dia ditemukan dalam kondisi 17 luka tusukan oleh seorang sopir yang saat itu melintas.

AMSI membentuk TPF untuk mengumpulkan dan memverifikasi informasi sebanyak mungkin, serta akan terus mencermati perkembangan penanganan kasus kematian Demas Laira.

TPF dipimpin oleh Anhar, Ketua AMSI Wilayah Sulawesi Barat bersama Agust Hari Ketua AMSI Sulawesi Utara, Erwin Bahar Ketua AMSI Sulawesi Selatan serta Supardi Bado. [cob]

Football news:

Hans-Dieter flick: I Hope Alaba will sign a contract with Bayern. Our club is one of the best in the world
Diego Maradona: Messi gave Barca everything, brought them to the top. He was not treated the way he deserved
Federico Chiesa: I hope to leave my mark in Juve. We will achieve great results
The Coach Of Benfica: I don't want us to look like the current Barcelona, it has nothing
Guardiola on returning to Barca: I'm happy at Manchester City. I hope to stay here
Fabinho will not play with West ham due to injury
Ronald Koeman: Maradona was the best in his time. Now the best Messi