logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Puluhan Anggota Paguma Pulang Kampung Bertemu Bupati Madiun

Madiunpos.com, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya membuat fasilitas umum nyaman dan aman bagi semua orang. Terbaru, mereka memasang alat pacu jantung atau AED (Automatic External Defibrilator) di 16 ruang publik. Pemasangan alat ini sebagai antisipasi bagi para penderita penyakit jantung yang membutuhkan pertolongan segera. Seperti dikutip dari bisnis.com, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Hariyanto, menjelaskan alat pacu jantung itu akan dipasang di fasilitas publik yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. Dengan begitu, katanya, alat ini bisa digunakan apabila sewaktu-waktu ada warga yang terkena serangan jantung mendadak. Sembari meminta bantuan ambulans, orang yang terkena serangan jantung bisa ditolong dulu dengan alat ini. "Salah satu contohnya pada saat tenggelam, shock berat, kecelakaan atau juga karena serangan jantung secara tiba-tiba," katanya dalam rilis, Kamis (28/11/2019). "Karena apabila orang yang terkena serangan jantung itu tidak ditolong selama 10 menit, maka dia akan meninggal, jadi ini sangat bermanfaat," katanya. Menurutnya, pemasangan fasilitas ini merupakan langkah preventif lantaran mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk saat ini, pemasangan alat pacu jantung tersebut akan dipasang di 16 lokasi yaitu Gedung Pemkot Surabaya lantai I dan lantai VI, Balai Kota lantai II, Kantor Bappeko, Gedung DPRD Surabaya, Balai Pemuda, Gedung Nasional Indonesia, Tugu Pahlawan, dan Taman Bungkul. "Selain itu, akan dipasang pula di Convention Hall, UPTSA Timur, Sentra Ikan Bulak, THP Kenjeran, Siola lantai I, lantai IV dan lantai III," imbuhnya. Hariyanto menambahkan setelah beberala lama, pihaknya akan mengevaluasi perkembangan penggunaan dan kemanfaatan alat tersebut. "Jadi bukan tidak mungkin alat ini akan terus ditambah di semua fasilitas publik di Kota Surabaya," imbuhnya.

Themes
ICO