logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Ramai Beras Impor, Petani Sragen Bersikukuh 'Dilindungi' Gubernur

JawaPos.com - Marak impor beras tidak membuat para petani di Kabupaten Sragen resah. Hal ini disebabkan karena para petani mempercayai janji dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang menolak adanya beras impor masuk ke wilayah Jateng.

Bahkan di hadapan para petani, Ganjar siap menindak para pedagang yang nekad memasukkan beras impor ke wilayah Jateng termasuk di wilayah Sragen. 

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sragen Suratno, mengungkapkan, adanya impor beras tidak banyak berpengaruh di Sragen. Terlebih, sampai dengan saat ini para petani belum pernah mendapati adanya beras impor yang dijual di pasaran.

"Kami masih memegang ucapan pak Gubernur, bahwa beras impor tidak boleh masuk ke Jateng," tegasnya kepada JawaPos.com, Senin (24/9). 

Jika, lanjut Suratno, nantinya Gubernur mendapati ada beras impor masuk ke wilayah Jateng termasuk Sragen, maka Gubernur akan turun tangan. Siapa pun yang berada di balik masuknya impor beras tersebut, tetap akan ditindak.

"Kalau sampai ada beras impor masuk ke Jateng, siapa pun akan ditabrak," tegasnya. Meski merasa aman, Suratno mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan secara mandiri. 

Pengawasan akan melibatkan para petani di wilayah Sragen. Jika nantinya, didapati ada ada beras impor masuk di wilayah Sragen maka akan langsung dilaporkan kepada Gubernur.

"Meski dalam pengurusan di pemerintah kami tidak dilibatkan, tapi kami tetap akan melakukan pengawasan. Jangan sampai ada beras impor masuk ke wilayah Sragen," tandasnya.

(apl/JPC)

Themes
ICO