Indonesia

Tahun Depan, Inggris Gunakan Sistem Imigrasi Berbasis Poin

JAKARTA - Inggris dilaporkan akan menggunakan sistem imigrasi berbasis poin. Sistem ini akan membuat setiap orang di dunia akan memiliki kesempatan untuk menjadikan Inggris sebagai rumah mereka, tanpa prasangka atau perlakuan khusus berdasarkan kewarganegaraan mereka.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel menuturkan bahwa setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa (UE), London sangat terbuka untuk bisnis. Patel mengatakan, mulai Januari tahun depan Inggris akan memperkenalkan sistem imigrasi berbasis poin yang akan memperlakukan orang dari seluruh belahan dunia secara setara, mempermudah orang dari seluruh dunia untuk datang, tinggal dan bekerja di Inggris.

"Kami ingin bisnis dari Inggris berkembang di panggung dunia dan kami juga menyadari bahwa mereka harus memiliki akses ke talenta terbaik dan tercerdas dari seluruh dunia untuk dapat melakukan itu," ucapnya, dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta yang diterima Sindonews pada Kamis (16/7/2020).

(Baca juga: Pemerintah Kembangkan Food Estate untuk Ketahanan Pangan)

"Sistem baru kami akan mempermudah dunia usaha untuk mengakses talenta itu untuk melengkapi keterampilan yang telah kami miliki. Kami telah menghapus Tes Pasar Tenaga Kerja Penduduk, menurunkan ambang minimal keterampilan dan gaji, serta menghapus batasan pekerja terampil," sambungnya.

Dia mengatakan, Inggris juga akan meluncurkan rute khusus untuk memungkinkan lebih banyak siswa, ilmuwan, akademisi, investor, pengusaha, dan pekerja National Health Service (NHS) untuk lebih mudah datang ke Inggris dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kami.

Tenaga ahli kesehatan dari seluruh dunia, jelasnya, memegang peran yang sangat besar dalam sektor kesehatan dan perawatan kami dan peran vital yang mereka miliki menjadi semakin jelas ketika mereka terus berjuang melawan Covid-19.

"Visa Kesehatan dan Perawatan kami yang baru akan menjadi proses yang lebih murah, lebih mudah dan lebih cepat bagi talenta terbaik dunia untuk bergabung dengan mereka. Biaya visa akan diturunkan dan tenaga kesehatan yang mendaftar akan mendapat keputusan atas aplikasi mereka hanya dalam waktu tiga minggu," ungkapnya.

"Rute visa pelajar akan memastikan bahwa universitas-universitas kelas dunia kami dapat terus menyambut siswa-siswa Indonesia yang berbakat dan berpotensi," ujarnya.

Menurutnya, melalui sistem imigrasi baru ini, kami akan mengembangkan sistem meritokrasi sejati sehingga siapa pun dengan keterampilan yang tepat yang ingin datang ke Inggris dapat melakukannya dan dia berharap dapat menyambut talenta terbaik dari Indonesia.

(Baca juga: Resmi Dilarang, Inggris Copot Semua Perangkat Huawei dari Jaringan 5G)

Di bawah sistem baru ini, sejumlah rute yang sudah ada akan sekarang dibuka untuk semua orang, tanpa memandang kebangsaan. “Global Talent Scheme” ini akan memungkinkan para ilmuwan dan peneliti terampil untuk datang ke Inggris tanpa tawaran kerja dan Rute Pelajar akan memastikan universitas-universitas kami yang terbaik di dunia dapat terus menyambut para siswa yang penuh bakat dan potensi di lembaga-lembaga kelas dunia kami.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakan bahwa ini adalah langkah yang sangat positif. "Inggris telah memilih untuk tidak berkutat pada dari mana Anda berasal tetapi lebih kepada siapa diri Anda, sistem imigrasi yang didasarkan pada individu-nya, pada bakat dan kemampuan mereka," ucapnya.

"Kita akan dapat melihat lebih banyak penelitian akademik antara Inggris-Indonesia; kerja sama bisnis dan kewirausahaan; persahabatan; pembelajaran dan pertukaran budaya, semua berasal dari perubahan ini. Secara historis, orang Indonesia yang berpindah ke luar negeri pada umumnya pergi ke negara-negara tetangga dan Timur Tengah. Dengan pengumuman ini, saya berharap lebih banyak orang Indonesia yang akan berpindah ke Inggris dan memegang posisi kekuasaan dan pengaruh di sana. Ini hanya akan membantu mempererat persahabatan yang luar biasa antara kedua negara kita," tukasnya.

(esn)

Football news:

Raheem sterling: Looking for tickets to Lisbon. From the 10th to the 24th. Retweet if you can help
Pep Guardiola: Gabriel is the best player of matches with Real Madrid
Three heroes of Lyon in the match with Juve – among them the defender, whom the fans drove in the fall
Manchester City and Lyon will meet in the 1/4 final of the Champions League on August 15 at Jose Alvalade
Photo of Pep and Zizou – just a gift for Showsport users
Ronaldo was eliminated so early from the Champions League for the first time in 10 years, although he tried very hard – in the playoffs for Juve, only he scores
Rudi Garcia: to Pass Juventus is a feat. The most pleasant defeat in my career