Hari ini, berdasarkan hasil laboratorium tes cepat molekuler (TCM) dari Rumah Sakit Regional Mamuju, terdapat lima penambahan kasus positif sehingga total positif COVID-19 di Sulbar mencapai naik menjadi 104 kasus

Mamuju (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan positif COVID-19 di provinsi itu pada Kamis mengalami penambahan lima kasus sehingga jumlah total positif COVID-19 di daerah itu sebanyak 104 kasus.

"Hari ini, berdasarkan hasil laboratorium tes cepat molekuler (TCM) dari Rumah Sakit Regional Mamuju, terdapat lima penambahan kasus positif sehingga total positif COVID-19 di Sulbar mencapai naik menjadi 104 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulbar Safaruddin Sanusi, di Mamuju, Kamis malam.

Penambahan lima kasus positif COVID-19 itu, kata dia,  berasal dari Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa.

"Penambahan lima kasus positif COVID-19 tersebut, empat dari Mamuju dan satu dari Kabupaten Mamasa," katanya.

Keempat penambahan positif COVID-19 dari Kabupaten Mamuju, katanya, yakni dari seorang laki-laki berinisial AAW (63) atau disebut kasus 100, kemudian kasus 101 seorang laki-laki berinisial AFM (13) dan kasus 102 seorang laki-laki berinisial AFR (19) serta kasus 103 seorang perempuan berinisial Ny SA (51).

"Keempat tambahan kasus positif COVID-19 asal Kabupaten Mamuju tersebut memiliki riwayat kontak erat dengan pasien kasus 99, yakni AFW. Keempatnya, tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit COVID-19. Saat ini keempatnya dirawat di Rumah Sakit Regional Mamuju," katanya.

Sementara, satu kasus tambahan dari Kabupaten Mamasa berasal dari seorang laki-laki berinisial MU, warga Kecamatan Mamasa atau disebut kasus 104.

Pasien kasus 104 itu dinyatakan positif melalui hasil swab setelah melakukan perjalanan pada 21 Mei hingga 15 Juni 2020 ke Kabupaten Pinrang, Takalar dan Kabupaten Luwuk Provinsi Sulawesi Selatan.

Pasien tersebut, lanjut Safaruddin, pada 15 Juni melakukan "rapid test" dengan hasil reaktif kemudian pada 17 Juni 2020 dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab.

"Pasien kasus 104 tersebut saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Kondosapata Kabupaten Mamasa," katanya.

Dengan penambahan lima kasus positif tersebut, kata dia, total positif COVID-19 di Sulbar hingga saat ini sudah tembus 104 kasus, sebanyak 76 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 14 orang dirawat di rumah sakit, 12 orang menjalani isolasi mandiri dan dua orang meninggal dunia.

Secara rinci, ke-104 kasus positif COVID-19 di Sulbar tersebut sudah tersebar di enam kabupaten, yakni, di Kabupaten Majene tercatat lima kasus dan semuanya sudah dinyatakan sembuh.

Dengan penambahan empat kasus hari ini, di Kabupaten Mamuju sudah tercatat 18 kasus positif COVID-19, sebanyak 10 orang sudah dinyatakan sembuh, enam orang masih dirawat Rumah Sakit Regional Mamuju dan dua orang menjalani isolasi mandiri.

Sementara, Kabupaten Pasangkayu terdapat tujuh kasus positif COVID-19 dan semuanya juga telah dinyatakan sembuh.

Dari 38 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Mamuju Tengah, sebanyak 37 orang sudah dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal.

Di Kabupaten Polewali Mandar, tercatat 35 kasus COVID-19, sebanyak 17 orang sudah dinyatakan sembuh, dua orang dirawat di Rumah Sakit Polewali Mandar, lima orang dirawat di Rumah Sakit Pratama Wonomulyo, 10 orang menjalani isolasi mandiri dan orang meninggal dunia.

Satu kluster baru, yakni di Kabupaten Mamasa dengan satu orang positif COVID-19 dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Kondosapata Kabupaten Mamasa.

Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sulbar saat ini sebanyak 1.688 orang, sebanyak 1.580 diantaranya sudah selesai pemantauan, 106 orang masih dalam proses pemantauan dan dua orang dinyatakan meninggal.

Sedangkan, jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 1.408, sebanyak 1.067 sudah selesai pengawasan dan 341 masih dalam proses pengawasan.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Sulbar sebanyak 88 orang, sebanyak 69 orang diantaranya sudah selesai pengawasan, 11 orang masih dalam proses pengawasan dan delapan orang meninggal dunia, demikian Safaruddin Sanusi.

Baca juga: Ada dua tambahan di Mamuju, positif COVID-19 di Sulbar naik 94 orang

Baca juga: Kadinkes Sulbar ajak masyarakat tetap gunakan masker, cegah COVID-19

Baca juga: Warga terpencil Pulau Bala-Balakang-Sulbar terdampak diberi bantuan


 

Pewarta: Amirullah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020