logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Terduga Teroris Ayah dan Anak di Bekasi Diduga Jaringan JAD Kelompok Abu Zee

BEKASI – Dua terduga teroris NAS dan HA diduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi yang berbaiat bersama dengan kelompok Abu Zee. Kedua terduga teroris ayah dan anak ini diduga ikut terlibat dalam insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto, pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Keduanya ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri di hari yang sama, namun di lokasi yang berbeda. NAS sendiri lebih dulu menyerahkan diri di wilayah Lampung, Minggu (13/10/2019) sekira pukul 07.00 WIB. Sementara sang anak ditangkap Minggu sore saat hendak menuju kediamannya, di Kampung Rawa Kalong Desa Karang Satria RT 02 RW 04 Nomor 88, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Mereka diduga dari kelompok JAD Bekasi. Diduga ikut baiat oleh Al Baghdadi bersama dengan kelompok Abu Zee," kata Kapolsek Tambun, Kompol Siswo di Bekasi.

Barang bukti yang diamankan di kediaman terduga teroris di Bekasi. (Ist)

Dari penggeledahan di rumah kontrakan yang baru sekitar 3 bulan ditempati terduga teroris itu, polisi menemukan belasan buku tentang panduan jihad, gunting, paku payung, paku baja, kabel, dan lakban, yang diduga akan digunakan untuk merakit bom.

Baca Juga : Diduga Terlibat Penusukan Wiranto, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bekasi

"Barang bukti yang diamankan, banyak buku-buku tentang jihad, sama satu kardus berkas data Khilafatul Muslimin," ujar Siswo.

Baca Juga : Ma'ruf Amin Ajak Ormas Islam Ikut Tangani Radikalisme

(erh)

Themes
ICO