logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Terungkap, Spesialis Pembobol ATM Ternyata Residivis

JawaPos.com - Karel Adha,36, tersangka kasus pembobolan kartu ATM, kini masih diamankan di Mapolsek Kotabaru. Pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan pihak kepolisian. Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan penyidikl Reskrim Polsek Kotabaru, warga Perumahan Villa Kenali Blok P-15, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, ini merupakan resedivis.

Kanit Reskrim Polsek Kota Baru, IPDA Aprianasdi, ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu menyampaikan, jika yang bersangkutan pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasarakatan (Lapas) di Provinsi Lampung.

“Modusnya sama, berpura-pura membantu korban di ATM,” ujar IPDA Aprianasdi seperti dikutip Jambi Ekspres(Jawa Pos Group), Senin (24/9).

Selain itu, kata Dia, dua rekan Karel saat ini juga masih diburu, Keberadaannya terus dimonitor. “Sekarang dua rekannya masih kita buru,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Karel dibekuk berdasarkan laporan korban Syahrialisman,50, tertanggal 24 Agustus 2018. Aksi pelaku bermula saat korban hendak mengambil uang di ATM dekat Puri Mayang tepatnya Jalan Serma Ishak Ahmad, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Ketika itu, datang pelaku dan terus berdiri di dekat mesin ATM tersebut. Sesaat, ATM korban tidak keluar. Pelaku kemudian berpura-pura membantu. Selanjutnya, Dia memberikan kartu ATM kepada korban. Selanjutnya, korban pergi ke ATM depan RS Abdul Manap untuk mengambil uang. Namun ATM tersebut tidak dapat diproses.

Lalu pelapor pulang ke rumah. Sekitar pukul 20.25 WIB, pelapor menerima pesan singkat dari SMS Bangking bahwa ada uang keluar sebesar Rp25 juta dari rekeningnya.

Korban kemudian melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Setelah mendapat laporan, Tim Unit Reskrim melakukabn penyelidikan. Akhirnya mengetahui identitas pelaku dan meringkusnya tanpa perlawanan di rumahnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal Tindak Pidana Pencurian dan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana.

(ask/JPC)

Themes
ICO