Indonesia

Tiga Jenderal Bintang Satu Calon Hakim Agung Kamar Militer Lolos Seleksi Kualitas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Yudisial RI mengumunkan hasil Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung RI secara daring pada Rabu (5/5/2021).

Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial RI Siti Nurdjanah mengumumkan sebanyak tiga orang jenderal bintang satu Calon Hakim Agung Kamar Militer lolos pada seleksi yang dilakukan secara daring 14 sampai 16 April 2021 lalu.

Ia mengatakan Seleksi Kualitas terdiri dari beberapa komponen yang dipakai untuk mengukur kualitas Calon Hakim Agung.

Komponen tersebut, kata dia, di antaranya adalah mengenai Karya Profesi, Kemudian Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), Tes Karya Tulis, Tes Kasus Hukum, dan Tes Objektif.

Dari 113 jumlah peserta yang ikut tes kualitas yang dinyatakan lulus ada 45 orang.

Para peserta yang lolos hasil seleksi diharapkan dapat mengisi 13 lowongan Hakim Agung yang terdiri dari dua Hakim Agung Agung Kamar Perdata, delapan Hakim Agung Kamar Pidana, satu Hakim Agung Kamar Militer, dan dua Hakim Agung Tata Usaha Negara khusus pajak.

"Untuk Kamar Militer yang mengikuti tes tiga orang, formasinya satu, tiga-tiganya lulus," kata Siti pada Rabu (5/5/2021).

Tiga orang tersebut yakni Brigjen TNI Dr. Slamet Sarwo Edy, S.H., M.Hum yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

Kedua adalah Brigjen TNI Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.H., M.Kn. yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama.

Ketiga adalah Brigjen TNI Dr. Tiarsen Buaton, S.H.,L.L.M yang saat ini menjabat sebagai Dosen Sekolah Tinggi Hukum Militer Ditkumadd.

Baca juga: Hakim MK Bilang Jokowi Siapkan DIM RUU KPK Kurang dari 24 Jam, Padahal Punya Waktu 60 Hari

Bagi para peserta yang dinyatakan lulus, kata dia, akan mengikuti tes tahap ketiga yaitu tes kesehatan, test assesment, dan rekam jejak.

"Pemeriksaan kesehatan ini Komisi Yudisial bekerja sama dengan Rumah Sakit Pemerintah yaitu RSPAD Gatot Soebroto. Tentunya menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat karena tidak bisa daring dan peserta akan datang dan melampirkan Tes PCR yang masih valid," kata Siti.

Untuk test profile assesment, kepribadian, dan kompetensi akan dilakukan secara daring karena kondisi belum memungkinkan tatap muka.

"Untuk test rekam jejak melibatkan beberapa lembaga di antaranya masyarakat, KPK, PPATK dan Mahkamah Agung," kata Siti.

Football news:

Griezmann spoke with Hamilton and visited the Mercedes boxes at the Spanish Grand Prix
Barcelona feels that Neymar used it. He said that he wanted to return, but extended his contract with PSG (RAC1)
Aubameyang to the Arsenal fans: We wanted to give you something good. I am sorry that we could not
Atletico did not lose at the Camp Nou. Busquets' injury is the turning point of the match (and the championship race?)
Verratti injured his knee ligaments in PSG training. Participation in the Euro is still in question
Neymar's contract in one picture. Mbappe wants the same one
Manchester United would like to sign Bellingham in the summer, not Sancho. Borussia do not intend to sell Jude