Indonesia

Vinales Prediksi Pemenang MotoGP 2020 Ditentukan di Dua Balapan Terakhir

BARCELONA – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memiliki pendapat bahwa balapan MotoGP 2020 akan terbuka sampai akhir seri balapan tersebut. Ia merasa sulit jika ditanyakan sekarang siapa pembalap yang bakal memenangkan kejuaraan dunia MotoGP di musim ini.

Hal tersebut tak terlepas dari betapa ketatnya hasil balapan MotoGP 2020. Bayangkan dari tujuh balapan yang sudah dihelat, ada enam pembalap berbeda yang mampu keluar menjadi pemenangnya.

Fakta itu sudah cukup membuktikan betapa ketatnya perolehan poin para pembalap di musim ini. Karena itulah Vinales enggan membicarakan siapa pembalap yang paling berpeluang untuk menjadi juara MotoGP 2020, sebab ia sendiri pun bingung.

Baca Juga: Hasil Sesi Latihan Bebas 1 MotoGP Catalunya 2020, Quartararo Langsung Tancap Gas

Maverick Vinales

Masih banyak pembalap yang berkemungkinan keluar menjadi juara dunia MotoGP di musim ini. Jadi, sebab itulah Vinales berpikir seri Catalunya yang akan berlangsung pada Minggu 27 September 2020 nanti, lalu GP Prancis, Aragon, Portugal, bahkan sampai Valencia, menjadi balapan yang amat krusial.

Siapa pun yang dapat bermain pintar dan juga tentunya konsisten meraih banyak poin di setiap balapannya, maka pembalap tersebutlah yang akan keluar menjadi pemenang di MotoGP 2020. Namun, Vinales merasa tetap saja kepastian pemenangnya baru terlihat di dua balapan terakhir nanti.

“Kejuaraan MotoGP 2020 akan terbuka hingga dua balapan terakhir. Jadi. kami akan terus memantau situasinya. Kami akan berusaha cerdas dan tampil konsisten, serta terus memperbaiki diri dan berkembang,” terang Vinales, dikutip dari Crash, Jumat (25/9/2020).

“Kami perlu membangun akhir pekan yang baik (selama sesi latihan bebas dan kualifikasi GP Catalunya 2020). Selanjutnya kami kami akan tampil di trek yang saya sukai, seperti di Le Mans, Aragon, dan Valencia. Montmelo (MotoGP Catalunya 2020) bagi saya adalah trek yang harus kami maksimalkan sebaik mungkin,” pungkasnya.

(mrh)

Football news:

Henderson on Salah in Liverpool: 100 goals in 159 games is something out of a computer game
PSG have been in contact with Zidane (Okdiario)
Flick's assistant-plus 1000 points to the atmosphere in Bayern. Launched the careers of Muller and Lam, introduced Pep to the Bundesliga, taught Koman to play head
Milan scores 2+ goals in 11 consecutive games, repeating its record of 1959
Harry Kane: this Tottenham is capable of achieving something special
Mourinho on the link between son and Kane: mutual Understanding has come since Pochettino. Don't give me all the credit
Bernardo Silva: If Manchester City could get Mbappe, it would be nice