logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Wagub Sulsel Minta Korban Banjir Gowa Dievakuasi

Ilustrasi. Medcom.id

Makassar: Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas membantu evakuasi korban banjir di Kabupaten Gowa. Andi Sulaiman mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

"Barusan Bupati Gowa Adnan Purichta IYL meminta bantuan BPBD Sulsel dan juga Basarnas untuk merelokasi masyarakat dampak banjir kelebihan kapasitas Bendungan Bili-Bili (Gowa)," kata Andi Sulaiman seperti yang dilansir Antara, Selasa, 20 Januari 2019.

Permintaan itu direspons langsung Kepala BPBD Sulsel Syamsibar.dengan berangkat dan membantu evakuasi korban banjir di Kabupaten Gowa. BPBD juga telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk tindak lanjut evakuasi korban banjir.

Dia juga mengarahkan seluruh dinas yang terkait untuk memonitor dan berjaga-jaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Termasuk menyiapkan peralatan atau fasilitas yang dibutuhkan untuk bencana alam.

Baca: Bendungan Bili-bili Berstatus Waspada, Warga Diminta Mengungsi

Bupati Gowa Adnan, mengimbau kepada seluruh masyarakat dan sekitarnya untuk waspada. Pasalnya air volume air di Bendungan Bili-bili masuk dalam status waspada. 

"Saya ingin infokan bahwa Kondisi Bendungan Bili-Bili saat ini ditetapkan menjadi waspada," katanya, Selasa 22 Januari 2019.

Dia mengatakan bahwa saat ini ketinggian air salah satu Bendungan terbesar di Sulsel tersebut sudah mencapai 101,36 meter. Sehingga, untuk mengantisipasi terjadinya volume air yang lebih banyak pintu bendungan Bili-bili dibuka. 

Baca: Bupati Gowa Desak Warga Sekitar Bendungan Mengungsi

(SUR)

Themes
ICO