logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

Wali Kota Tolak ASN Kerja di Rumah

PNS bekerja dari rumah/DOK. PR

PNS bekerja dari rumah/DOK. PR

SERANG, (PR).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengaku belum siap atas wacana dari Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birilokrasi  (Menpan RB) bahwa Aparatirur Sipil Negara (ASN) bisa bekerja di rumah. 

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang sangat tidak siap dan menolak wacana tersebut. Hal itu karena, sulitnya melakukan kontrol jika ASN bekerja di rumah. 

"Belum siap untuk bekerja di rumah, dengan tegas saya menolak, alasannya susah ngontrolnya," kata Syafrudin, Kamis 15 Agustus 2019.

Menurutnya, ASN bisa bekerja di rumah sangat tidak efektif karena banyaknya hal yang harus diurus di luar dari pekerjaannya. Bahkan, ia memandang rumah untuk istirahat, sehingga, jika ASN bekerja di rumah maka akan lebih banyak istirahatnya. "Kalau di rumah nanti malah tidur, masa saya ngontrolnya harus pasang CCTV di semua rumah," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho. 

Senada, Wakil Ketua II DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, Pemkot Serang belum siap untuk menerapkan wacana yang digulirkan tersebut. Menurutnya, jika dipaksakan hasilnya tidak akan baik. 

"Saya berharap bisa dikaji dulu benar-benar, yang namanya di rumah pasti ngurusin anak. Kerjanya darimana, kaji dulu," katanya. 

Salah satu kebijakan yang dipaksakan, ujar dia, seperti sistem zonasi sekolah yang hingga saat ini Kota Serang belum siap. Tetapi, karena menjadi keharusan maka harus diterapkan. Sehingga, hasilnya tidak baik. "Kitanya belum siap aturannya sudah diterapkan akhirnya banyak orang gagal sekolah," ucapnya. 

Selain itu, kata dia, jika ASN bisa bekerja di rumah. Maka lebih baik Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang akan dinaikan dihilangkan. Karena, beban kerja ASN akan hilang jika bisa bekerja dirumah. "Berarti beban kerjanya kurang, ngapaian kita naikin (TPP). Kecuali guru ya, gak mungkin guru ngajar dirumah," ujarnya. 

Diketahui, Kemenpan RB mengeluarkan wacana bahwa ASN atau biasa disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa bekerja dirumah.***

All rights and copyright belongs to author:
Themes
ICO