logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

3 Bandit Berjimat Ambruk Ditembak Polisi Usai Bobol Rumah Kosong

LUBUKLINGGAU - Berakhir sudah sepak terjang trio komplotan pencurian pemberatan (curat) berjimat kebal di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan setelah berhasil ditembak petugas Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau.

Ketiganya yakni Gunawan alias Alex (30), Kasuma alias Keng (35), dan Dika (40) ketiga warga Kelurahan Talang Muara Enim.

Saat ditangkap, ketiga kawanan bandit ini didapati membawa delapan jimat yang dianggap bisa menyelamatkan dirinya dari bahaya. Jimat itu dibungkus dengan kain putih dan merah yang dilapiskan plastik, dan dikenakan sebagai sabuk.

Namun ternyata jimat kebal tidak dapat melindungi ketiganya, bahkan mereka ditangkap polisi saat berada di Jalan di Kelurahan Wira Karya kecamatan Lubuklinggau Timur II, pada Minggu, 7 Januari 2020 sekira pukul 22.00 WIB.

 Penjara

Saat akan ditangkap, ketiganya mencoba melawan petugas, walaupun sudah diberikan tembakan peringatan namun ketiga pelaku tidak menggubris, sehingga tim buser terpaksa melumpuhkan ketiganya.

"Pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan, dengan cara memanjat tembok belakang lalu masuk pintu samping kemudian mengambil barang-barang milik korban," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan, Senin (13/1/2020).

Lalu ketiga pelaku pergi dengan menggunakan mobil dan sepeda motor yang dicurinya, atas kejadiam korban mengalami kerugian Suzuki Futura warna Hitam dengan Nopol B-9494-NAA, satu unit sepeda motor Honda Beat BG-2435-QAA. Satu unit HP merk ViVO Y95 warna starry black.

Selain itu pelaku juga mengambil dompet yang berisikan STNK asli Mobil dan STNK asli sepeda motor dan uang Rp3.000.000. Dan jika di total kerugian korban mencapai Rp60.000.000.

Sementara korban baru mengetahui rumahnya dibobol maling menjelang salat subuh, usai diberitahu oleh tetangganya bahwa pintu gerbang rumahnya terbuka.

Pelaku Gunawan lanjut Kapolres, bertugas berkeliling mencari target rumah yang akan dibobol, sedangkan pelaku Kasuma dan Dika berperan sebagai eksekutor membongkar rumah dan mengambil barang-barang.

"Dari hasil pengembangan, ternyata pelaku mengakui telah melakukan 16 kali pencurian dengan TKP berbeda," pungkasnya.

(wal)

Themes
ICO