Indonesia

5 Pemain yang Beruntung Pernah Bela Madrid, Nomor 2 Sempat Berkostum Borneo FC

REAL Madrid merupakan klub paling sukses di Liga Spanyol dan Liga Champions. Los Blancos –julukan Madrid– tercatat mengoleksi 33 trofi Liga Spanyol dan 13 gelar Liga Champions. Karena itu, pencapaian istimewa bagi pemain jika mendapatkan kesempatan bermain di tim sebesar Madrid.

Tentu sebelum mendatangkan pemain yang diburu, kubu Madrid melakukan riset mendalam. Hanya saja, tidak semua pemain yang didatangkan Madrid bersinar bersama mereka.

Bahkan, beberapa di antaranya tidak memiliki catatan impresif sebelum akhirnya diboyong Madrid. Bisa dibilang, betapa beruntungnya pemain-pemain di bawah karena ini memiliki kesempatan membela Madrid meski memiliki skill biasa-biasa saja. Siapa saja?

Berikut 5 pemain yang beruntung pernah bela Real Madrid:

5. Emmanuel Adebayor

Adebayor

Adebayor pernah menggila bersama Arsenal. Selama 3,5 membela Arsenal dari Januari 2006 hingga Juni 2009, penyerang berpaspor Togo itu mengoleksi 62 gol dari 142 pertandingan di semua kompetisi. Performa apik itu membuat Adebayor diboyong Manchester City pada musim panas 2009. Adebayor memutuskan hengkang ke Man City karena mendapatkan bayaran yang jauh lebih tinggi ketimbang yang diterima bersama Arsenal.

Selama membela Man City, Adebayor hanya mencetak 19 gol dari 45 pertandingan di semua kompetisi. Tidak disangka, performa standar di atas sudah cukup meyakinkan pelatih Madrid saat itu, Jose Mourinho, untuk meminjam Adebayor dari Man City selama enam bulan pada Januari 2011.

Hasilnya tak bisa dikatakan buruk karena ia mampu mengoleksi delapan gol dari 22 pertandingan. Meski begitu, manajemen Madrid tidak mempermanenkan status Adebayor ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni 2011. Saat ini, Adebayor yang berusia 36 tahun tidak memiliki klub.

4. Royston Drenthe

Drenthe

Nama Drenthe mencuat setelah membawa Tim Nasional Belanda juara Piala Eropa U-21 2007. Saat itu berperan sebagai winger kiri, Drenthe keluar sebagai pemain terbaik Piala Eropa U-21 2007. Keberhasilan di atas membuat Drenthe diboyong Madrid dari Feyenoord Rotterdam pada bursa transfer musim panas 2007.

BACA JUGA: 5 Calon Peraih Trofi Ballon dOr 2020 per Juli, Nomor 1 Paling Tajam

Bersama Madrid, kualitas maksimal gagal ditampilkan winger berambut panjang tersebut. Dari 65 pertandingan di semua kompetisi, Drenthe hanya mengoleksi lima gol dan empat assist. Setelah dipinjamkan ke Hercules dan Everton, Drenthe dilepas begitu saja oleh Madrid pada musim panas 2012. Saat ini, Drenthe yang berusia 33 tahun hanya membela tim Divisi III Liga Belanda, Kozakken Boys

Football news:

Chernyshenko about Euro 2020 in St. Petersburg: Despite the postponement, the organizers will keep the fanzones and trophy tour of the European Cup
Jesus used to eat too much fast food and want to shoot himself because of bad matches. Then I hired a personal trainer
David Silva's Father: The son loves Serie A and says he can play there until he is 40
Alexis Sanchez: I really wanted to stay at Inter. I found a family here
Emil Heskey: Salah should have moved to another club if Liverpool had not taken the Premier League
Roma are discussing with Manchester United the purchase of Smalling
Belenov – the best player of Ufa in the 2019/20 season