Manado (ANTARA) - Akumulasi angka kematian pasien yang diakibatkan COVID-19 di Sulawesi Utara (Sulut) mencapai 3,76 persen atau sebanyak 197 orang.

"Hari ini bertambah dua pasien yang meninggal," kata Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut, dr Steaven Dandel di Manado, Senin.

Dua pasien yang meninggal tersebut adalah pasien nomor registrasi 5212, jenis kelamin perempuan (77 tahun) asal Kota Manado, dilaporkan meninggal di salah satu rumah sakit tanggal 24 Oktober 2020 dengan komorbid cardiovascular disease.

Sedangkan, pasien kedua teregistrasi nomor 5219, perempuan berumur 63 tahun, asal Kota Manado dan dilaporkan meninggal di salah satu rumah sakit di Manado tanggal 21 Oktober 2020 dengan komorbid diabetes.

Baca juga: Sulut ketambahan 33 kasus baru COVID-19, Manado terbanyak

Baca juga: Penjabat bupati/wali kota di Sulut diajak cegah COVID-19 saat pilkada

Dokter Steaven menambahkan jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh terus bertambah setiap harinya yakni sebesar 84,69 persen atau sebanyak 4.430 orang.

Angka pasien sembuh ini melebihi jumlah pasien COVID-19 yang saat ini mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit ataupun isolasi mandiri yakni sebanyak 604 orang atau sebesar 11,55 persen.

Selanjutnya, akumulasi kasus COVID-19 di Sulut sejak pertama kali diumumkan pada pertengahan Maret 2020 lalu yakni sebanyak 5.231 orang setelah ketambahan sebanyak 22 kasus baru.

Sebanyak 22 kasus baru tersebut terdistribusi di Kota Manado Manado (tujuh kasus), Kota Tomohon (lima kasus), Kabupaten Minahasa (tiga kasus), Kota Bitung dan Kotamobagu masing-masing dua kasus, sedangkan Minahasa Selatan, Minahasa Utara dan Kepulauan Talaud masing-masing satu kasus.*

Baca juga: Meski pandemi COVID-19, Baznas Sulut ingatkan umat tetap bayar zakat

Baca juga: Meski pandemi COVID-19, Baznas Sulut ingatkan umat tetap bayar zakat

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020