Indonesia

Anies Bersyukur Gugatan Kasus Pribumi Ditolak

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur gugatan terkait pidatonya yang menggunakan kata pribumi ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan itu diajukan Tim Advokasi Anti Diskriminasi Ras dan Etnis (Taktis).

"Alhamdulillah saya bersukur dan mari kita semua jalankan ini dengan dingin, dengan tenang. Saya hormati keputusan pengadilan," kata Anies di Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Jakarta Selatan, Senin, 4 Juni 2018.

Anies mengaku, sedari awal dirinya tak bermaksud mendeskriditkan pihak manapun. Dia juga tak ada niat untuk memperkeruh warga.

"Saya juga enggak pernah menganggap bahwa itu sebagai sesuatu yang (mengelompokan/memecah). Jadi tugas kita, jalankan tugas jangka panjang," jelas Anies.

Anies mengucapkan kata 'pribumi' saat memberikan sambutan pada pelantikan gubernur, Senin, 16 Oktober 2017 lalu. Ketua Majelis Hakim, Tafsir Sembiring Meliala menyatakan, Anies tidak melakukan perbuatan melawan hukum.

Dalam sepenggal pidato itu, Anies menyampaikan Jakarta adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia yang merasakan hadirnya penjajah dalam kehidupan sehari-hari selama berabad-abad lamanya.

"Rakyat pribumi ditindas dan dikalahkan oleh kolonialisme. Kini telah merdeka, saatnya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Anies pada pidato itu.

(DEN)

Football news:

Inter will announce the transfer of Hakimi after the end of the season
Zidane on Hames' words about Real Madrid: I understand him. He wants to play more, which is normal
The environment of Grisman outraged by the behavior of leopards. They believe that Messi can change the situation
CEO akhmata about Glushakov: We are happy with it. We will discuss the future at the end of the season
Arteta Pro 4:0 with Norwich: Arsenal are moving in the right direction
Heness about Sane: This transfer will make Bayern even more beautiful
Pioli about Milan: I hope we finish higher than seventh place