Indonesia

Anjani Jadi Tersangka Setelah Tabrak Tiga Pemotor

Anjani Rahma tak ditahan, karena Polrestro Jaktim menganggap tersangka kooperatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Lalu Lintas Polrestro Jakarta Timur menetapkan pengendara Honda HRV yang menabrak tiga pemotor sebagai tersangka. Namun pengendara atas nama Anjani Rahma Pramesti (23 tahun) tidak ditahan di kantor polisi. Dia diwajibkan untuk melapor.

"Sudah ditetapkan tersangka, tapi gak ditahan ya, tersangka koperatif," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jaktim AKP Agus Suparyanto di Jakarta, Kamis (16/7).

Terkait dengan hasil tes urine terhadap tersangka, Agus mengatakan, hingga Kamis malam belum keluar hasilnya. Begitu pula dengan proses penyelidikan terkait dugaan adanya pengendara lain selain Anjani yang terlibat kecelakaan tersebut. "Untuk tes urine maupun penelusuran pengendara lain yang terlibat kecelakaan belum ada hasil sampai saat ini," ujarnya.

Anjani dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 12 juta. Mobil yang dikemudikan Anjani dilaporkan menabrak dua orang hingga tewas dan satu lainnya luka parah saat melaju di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu (15/7) pukul 23.45 WIB.

Saat melaju dari arah utara ke selatan, mobil Anjani menabrak sepeda motor hingga pengendara dan penumpangnya tewas di tempat. Selain itu, mobil Anjani juga menabrak satu orang lainnya yang sedang mendorong motor hingga menderita luka serius.

Football news:

Raheem sterling: Looking for tickets to Lisbon. From the 10th to the 24th. Retweet if you can help
Pep Guardiola: Gabriel is the best player of matches with Real Madrid
Three heroes of Lyon in the match with Juve – among them the defender, whom the fans drove in the fall
Manchester City and Lyon will meet in the 1/4 final of the Champions League on August 15 at Jose Alvalade
Photo of Pep and Zizou – just a gift for Showsport users
Ronaldo was eliminated so early from the Champions League for the first time in 10 years, although he tried very hard – in the playoffs for Juve, only he scores
Rudi Garcia: to Pass Juventus is a feat. The most pleasant defeat in my career