Indonesia

Apresiasi Semangat Hemaviton untuk Tim Medis Covid-19

Perjuangan belum henti, ia pun mengkhawatirkan perkembangan pandemi Corona terkini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ya, kangen! Kangen banget", aku Tania Aulia Riskita (24), pada Tim Dompet Dhuafa saat menemuinya pada Kamis sore (21/5). Ia merupakan salah satu Perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Tugu Ibu Jl Raya Jakarta-Bogor KM 29 Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

"Selama 1 (satu) tahun saya bertugas di RS Tugu Ibu, sudah hampir 3 (bulan) ini saya menangani pasien Covid-19. Jadi saya belum pulang ke rumah di Bekasi. Kangen keluarga, terlebih di bulan Ramadhan dan Hari Raya ini ingin sekali kumpul bareng tapi belum bisa pulang", ungkap Tania.

Dari pengalamannya tersebut, Tania bertutur sedikit suka-duka. Sejujurnya ia pun mengkhawatirkan perkembangan situasi pandemi Corona terkini, dampak dari masih banyaknya sejumlah masyarakat yang tidak menaati peraturan protokol kesehatan. Namun sebagai Tim Garda Terdepan dari tugas mulianya, Tani tetap menikmatinya.

"Pasien positif Covid-19 semakin bertambah, bahkan banyak yang tanpa gejala. Ini mengkhawatirkan jika kita masih banyak melanggar himbauan protokol kesehatan", ujar Tania.

Sore itu, Tim LPM (Lembaga Pelayanan Masyarakat) Dompet Dhuafa yang bersinergi dengan PT Tempo Scan Pasific Tbk (hemaviton), bertandang ke RS Tugu Ibu Depok untuk bersilaturahmi, mengapresiasi, serta menyalurkan semangat kebaikan dari para Donatur. Di sana, sejumlah 200 Paket Berbuka Puasa diberikan pada Tenaga Medis sebagai Tim Garda Terdepan penanganan Covid-19.

Direktur Resouces Mobilization DD, Dhoni Marlan, menuturkan, sebanyak 600 Paket Berbuka Puasa dan Suplemen Multivitamin juga distribusikan masing-masing 200 Paket ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang (Banten) dan Rumah Sakit Tiara Babelan Bekasi (Jawa Barat).

"Selain disalurkan kepada Tim Medis, Paket Berbuka Puasa dan Suplemen Multivitamin ini turut diberikan pada sejumlah keluarga pasien yang menunggu di Rumah Sakit. Tentunya ini merupakan apresiasi, penyemangat, serta penunjang kebutuhan stamina karena Dompet Dhuafa dan hemaviton peduli akan Tim Garda Terdepan yang berjuang,” lanjut Dhoni Marlan.

Sejalan dengan Dompet Dhuafa, Yesika Fadeli selaku Brand Manager hemaviton, mengatakan bulan Ramadhan yang bertepatan dengan wabah virus Corona dirasa sangatlah berat untuk semua, terlebih lagi bagi pahlawan medis dan keluarga pasien.

"Untuk itu, tahun ini kami menjalankan progam donasi kemanusiaan, dimana donasi merupakan hasil dari konversi penjualan multivitamin hemaviton Action dan hemaviton Stamina Plus di Indomaret, yang terbatas bagi 6000 pembeli pertama selama bulan Ramadhan. hemaviton berharap donasi ini bisa sedikit membantu dan memberikan semangat kepada yang terdampak khususnya di tiga rumah sakit terpilih," ujarnya.

"Terima kasih Dompet Dhuafa juga hemaviton atas apresiasinya pada Tim Medis. Semoga berkah dan Indonesia semakin kondusif", tutup Tania.

Football news:

Shirokov's concert in the Comment.Show: called Yakin a pure asshole, remembered the fight with Glushakov and quarrels over the Hulk and Witzel
Jon Flanagan: Trent is the best right-back in the world, but will end up playing in the Liverpool midfield
Kike Setien: the five-substitution Rule will hurt Barcelona
Riyad Marez: Now is the time for Manchester City to win the Champions League. We have everything for this
Havertz became The Bundesliga's all-time leading under-21 goalscorer
Crvena Zvezda became the champion of Serbia for the third time in a row
PSG will buy Icardi from Inter for 50+7 million euros. The clubs have agreed