Indonesia
An article was changed on the original website

ASN Purbalingga Terkejut Bupati Ditangkap

Bupati Tasdi awalnya dijadwalkan untuk menghadiri buka bersama, Senin (3/6)

REPUBLIKA.CO.ID,PURBALINGGA -- Penangkapan Bupati Purbalingga, Tasdi, oleh KPK membuat banyak kalangan di kabupaten tersebut terkejut. Beberapa ASN mengaku tidak mengira KPK akan menangkap tangan Bupati Tasdi akibat kasus korupsi.

''Saya tahu dari berita online yang kemudian menyebar di grup WA. Awalnya tidak percaya, tapi setelah saya baca berita di online ternyata benar,'' kata seorang ASN yang minta tidak disebut namanya, Senin (4/6) malam. ASN tersebut bekerja di salah satu kantor bagian lingkungan Setda Purbalingga.

Dia mengaku, sebelum muncul isu adanya penangkapan, Tasdi dan dijadwalkan akan menghadiri acara buka bersama yang berlangsung di pendopo Setda Purbalingga. Namun hingga acara berlangsung, Bupati ternyata tidak hadir. ''Kami tidak tahu bila ternyata Bupati ditangkap KPK.,'' jelasnya.

Sebelumnya, KPK melalui juru bicara Febri Diansyah, menyebutkan tim dari KPK telah menangkap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Purbalingga, termasuk di dalamnya Bupati Tasdi. Febri menyebut ada empat orang yang ditangkap di Purbalingga, terdiri dari Bupati Tasdi, dua pejabat Pemkab Purbalingga, dan seorang dari pihak swasta. Namun sejauh ini belum diketahui, dalam kasus apa mereka ditangkap.

Dari pengamatan di Setda Purbalingga, KPK telah menyegel sejumlah barang bukti. Antara lain yang disegel adalah ruang kerja Bupati dan juga sebuah mobil dinas Avanza bernopol R 64 C. Mobil yang disegel ini diduga merupakan mobil dinas yang digunakan salah satu pejabat Pemkab yang ditangkap. Namun mobal dinas tersebut merupakan mobil dinas pejabat eselon III karena pejabat eselon II Pemkab Purbalingga mendapat mobil dinas Toyota Rush terbaru.

Tasdi, sebelumnya merupakan Bupati yang terpilih dari hasil pilkada tahun 2015. Saat itu, Tasdi bersama wakilnya Dyah Hayuning Pratiwi, diusung oleh koalisi partai PDIP bersama beberapa partai lain. Di Purbalingga, Tasdi juga merupakan politikus yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Purbalingga. 

Football news:

Inter wants to sign Kessie. Milan previously refused to exchange for Gagliardini
Showsport supports the journalist Ivan Safronov, accused of treason. This is a very suspicious case
Mario Gomez, Pizarro, Emre, lomberts and other heroes who finished their careers this summer
Dyer was suspended for 4 matches for a brawl with a fan in the stands
Jorginho is unhappy that he doesn't play enough at Chelsea. Sarri wants to invite him to Juventus
The crazy story of the referee who forgot the rules and gave 16 extra penalties. All because of the new rules of the series
Havertz told Bayer that he wanted to leave. Chelsea is ready to pay 70+30 million euros for it