Indonesia

Aturan Penghambat Fintech Bakal Dipermudah

JAKARTA – Kontribusi financial technology (fintech) yang terus meningkat bagi perekonomian nasional tak ayal membuat pemerintah menaruh perhatian bagi industri baru ini. Salah satunya pemerintah akan terus berupaya memangkas hambatan-hambatan yang membuat fintech sulit berkembang.

Sekretaris Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Kementerian Koordinator Perekonomian Eny Widiyanti mengatakan, perhatian ini diberikan karena fintech tidak hanya sudah memberikan perhatian ekonomi. Lebih dari itu, sektor industri ini diharapkan mampu mendongkrak inklusif keuangan nasional ke depan.

“Kita selalu melihat apa ada regulasi yang selama ini bikin menghambat. Misalnya ada seperti itu, kita pasti akan membantu,” ujar Eny pada siaran persnya, akhir pekan lalu.

Bahkan, DKNI juga ikut mengupayakan penyederhanaan aturan tentang sertifikat keandalan sistem elektronik atau ISO 27001. Hal ini diharapkan bisa lebih memudahkan fintech terkait masalah pemenuhan syarat-syarat legasinya. Bantuan-bantuan lain pun siap diberikan DNKI Kemenko Perekonomian ini kepada penyelenggara fintech agar sektor ini bisa makin berkembang.

“Mereka belum bisa mengakses ke data Dukcapil, kita juga akan membantu ke sana,” kata Eny. Namun, ia mengingatkan, perkembangan fintechke depan jangan melulu dilihat dari jumlah penyelenggaranya. Mesti dilihat berbagai aspek lain, misalnya tingkat penya lur annya untuk fintech lending. Hingga Juni 2018 tingkat penyaluran kredit lewat fintechlending telah mencapai angka Rp7,64 triliun. Nilai ini tumbuh berkali-kali lipat dibandingkan nilai penyalurannya pada akhir Desember 2016 yang baru me nyentuh angka Rp200 miliar.

Sebelumnya Direktur Kebijakan Publik Aftech, Aji Satria Suleiman sempat mengatakan aturan fintech yang ada saat ini sudah di atas kertas, tinggal bagaimana implementasinya di lapangan. Salah satu implementasi yang sulit adalah pemer - olehan data valid ke Dukcapil untuk mencegah penipuan dari konsumen.

“Terkait verifikasi identitas penting untuk mencegah fraud sudah ada aturan soal KYC (knowing your customer) untuk biometrik di Otoritas Jasa Keuangan atau Bank Indonesia. Sekarang hanya masalah implementasi di Dukcapil,” tuturnya.

(Feb)

Football news:

Pep Pro 0:1 with Southampton: city liked the Game, but it's not enough to win
Mandzukic is Interesting to Fenerbahce and Galatasaray. It is also claimed by Loco and Milan
Messi wants to finish his career at Barca. Bartomeu believes that Leo will not leave in a year
Gasperini about Atalanta: we Want to reach the Champions League and break the club's record for points in Serie A
Hames can leave Real Madrid for the Premier League for 25 million euros. A year ago, Atletico and Napoli offered 45-50 million euros for him. Real Madrid Midfielder Hames Rodriguez is likely to change clubs at the end of the season
Gattuso on Napoli: We must develop a winning mentality
Avangard congratulated Zenit with the title: it's Time to match and take the Gagarin Cup