Indonesia

Barack Obama Kritik Donald Trump Soal Penanganan Pandemi Covid-19 di AS: Tidak Terorganisir

TRIBUNNEWS.COM - Pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 masih terus merebak di berbagai negara di seluruh dunia.

Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus infeksi Covid-19 dan kematian terbanyak secara global.

Dikutip dari situs worldometers.info, per Kamis (26/11/2020) pukul 09:12 GMT atau 16:12 WIB, jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat

Angka kasus yang begitu besar sekaligus longgarnya kebijakan pemerintah AS dalam menekan penularan virus corona Covid-19 mendapat sorotan sekaligus kritikan dari berbagai pihak.

Tak terkecuali oleh Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama.

Terkait penanganan Covid-19 di negaranya, Barack Obama melontarkan kritikan tajam terhadap Presiden AS ke-45, Donald Trump.

Hal tersebut diketahui dari sebuah wawancara di "The Late Show with Stephen Colbert" pada Selasa (24/11/2020) waktu setempat.

Dalam wawancara itu, Barack Obama mengatakan kepada Stephen Colbert, respon penanganan pandemi Covid-19 di bawah administrasi pemerintahan Donald Trump sangat tidak terorganisir.

Selain itu, menurut Barack Obama, jika pemerintah AS "melakukan tugasnya" sejak awal pandemi, "tak diragukan lagi, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa, dan ironisnya, kondisi perekonomian akan lebih baik."

HALAMAN SELENGKAPNYA>>>

Football news:

Conte on 2:0 with Juve: Inter learned to feel the blood and kill the game
Vidal about 2:0 with Juve: Inter beat the best team in Italy. We believe that we can win the Scudetto
Pirlo about 0:2 with Inter: Juve could not have played worse, the team just did not come out on the field
Pep on 2nd place: City fell behind Liverpool and then won a few matches. Now I'll have a glass of wine
Man City are even closer to reclaiming the Premier League title. Stones about 4:0 with Crystal Palace
Man City won 9 out of 10 matches and conceded 1 goal with a pair of Stones - Dias defenders
Jordan Henderson: If it wasn't for the referee's whistle, Mane would have gone one-on-one. Very strange