Indonesia

Bawa Bendera Geng Berukuran Jumbo, Aksi Pemotor Ini Berakhir Pilu

Suara.com - Terpaan angin yang dihadapi pengendara motor setiap hari memang tak bisa diremehkan.

Walaupun terkesan simpel, hal tersebut bisa bikin celaka. Seperti halnya yang terjadi pada sebuah video viral yang satu ini. 

Video tersebut diunggah oleh pengguna Facebook dengan akun bernama Echo N, Rabu (12/8/2020).

Dalam video tersebut terlihat rombongan pemotor yang berkendara secara ugal-ugalan.

Salah satu di antara mereka membawa bendera berukuran jumbo dengan warna biru langit yang dipadukan dengan warna putih.

Bendera tersebut bertuliskan Sexy Road yang merujuk pada nama sebuah geng motor yang kerap berseliweran di daerah Jawa Barat.

Pemotor dengan bendera jumbo berakhir penuh nyeri. (Facebook)
Pemotor dengan bendera jumbo berakhir penuh nyeri. (Facebook)

*Untuk menuju video terkait, klik di sini.

Saat membawa bendera, pemotor tersebut terkena embusan angin, lalu hilang keseimbangan. Akhirnya mereka pun jatuh.

Sayang pengunggah video tak menyertakan keterangan kapan dan di mana video tersebut diambil.

Yang jelas, aksi ugal-ugalan ini mengundang sederet respons negatif dari kalangan warganet. Berikut beberapa komentar di antaranya.

Football news:

PSV for 9 million euros signed the defensive midfielder of Toulouse sanghar. They were Interested in Spartak
In the Premier League now give a penalty for almost any hit of the ball in the hand in the penalty area. Neither the players, nor the coaches, nor, it seems, the referees themselves like this
Granada's sponsor posted a picture of Joao Felix's heat map in the form of a penis after 1-6 with Atletico. Andalusians demand an apology
Safonov, Chalov and Magkeev were called up to the Russian U21 team for the matches against Estonia and Latvia
Khabib was ranked seventh in the ranking of the best-selling athletes of 2020. First place for Messi, second — for Ronaldo
Dzeko to the Juventus referee: it's always the same with them
Rhodri about 2:5 with Leicester: they were lucky. Football was unfair to Manchester City